Pastikan Keandalan Listrik di Malang, PLN Selesaikan Penggantian Isolator Korosi


KANALSATU - Menjaga keandalan sistem transmisi untuk memastikan pasokan listrik aman sudah menjadi komitmen PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM). Pemeliharaan infrastruktur dilakukan melalui assesmen rutin untuk memastikan kondisi material transmisi berfungsi optimal.

Disampaikan General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin, assesmen rutin dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keandalan kelistrikan.

“UPT (Unit Pelaksana Transmisi) Malang menemukan anomali pada isolator suspension karena korosi di di Gardu Induk (GI) 150kV Sekarputih. Isolator yang korosi ini berpotensi mengalami overheat dan terputus, dan berdampak serius pada keandalan pasokan listrik. Sehingga dari assesmen rutin inilah dapat diambil langkah cepat yang harus dilakukan," tutur Amiruddin.

Amiruddin menambahkan pekerjaan dilakukan dalam keadaan sistem bertegangan. Sebanyak 10 keping isolator korosi diganti oleh tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) dalam kondisi sistem tetap online, sehingga tidak mengganggu aktivitas warga di akhir pekan (8/6).

"GI Sekarputih ini menyalurkan kebutuhan listrik pelanggan mencakup wilayah Kota Mojokerjo, Kab. Mojokerto, Kab. Jombang dan sebagian Kab. Sidoarjo," ungkapnya.

Lebih lanjut Amiruddin menyebut PLN terus memastikan keandalan sistem transmisi andal mendekati perayaan Idul Adha pekan depan. “Memastikan sistem transmisi tetap andal menjadi komitmen PLN, terutama dalam memenuhi kebutuhan pelanggan pada moment spesial seperti Hari Raya Idul Adha," jelasnya.

Langkah preventif terus dilakukan PLN dengan assesmen rutin setiap hari memantau peralatan berfungsi optimal, sehingga kesiapan dari sisi internal peralatan transmisi aman.

Amiruddin juga sampaikan ajakan PLN kepada masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan yang berada disekitar tempat tinggal.

PLN mengajak seluruh masyarakat juga memastikan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri dan jaringan tower transmisi. Misalnya dengan tidak bermain layang-layang atau menerbangkan balon udara yang berpotensi besar membahayakan sistem keandalan transmisi.

"Warga juga bisa melaporkan jika melihat aktivitas membahayakan yang terlihat pada jaringan transmisi melalui aplikasi PLN Mobile," pungkas Amiruddin. (KS-5)
Komentar