Bupati dan Dua Atlet Magetan Terima Penghargaan IMI Awards 2023

IMI AWARDS 2023: Bupati Magetan, Suprawoto (tengah), saat menerima penghargaan IMI Awards 2023 untuk kategori Personal Achievement, dari IMI Jatim, di Hotel Grand Mercure Surabaya, Senin (20/03/2023) malam. (kip)

KANALSATU - Sejumlah pejabat dan tokoh serta para bupati-walikota di Jawa Timur mendapat IMI Awards 2023, satu anugerah bergengsi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jatim.

Beberapa tokoh dan pejabat  yang selama ini dikenal dekat dengan wartawan, banyak yang mendapatkan penghargaan tersebut, yang gelar penyerahannya di Hotel Grand Mercure Surabaya, Senin (20/03/2023) malam.

Tercatat selain Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, ada juga beberapa tokoh dan pejabat yang dikenal peduli pers juga diberi penghargaan IMI Awards 2023. 

Sosok penerima penghargaan itu seperti Bupati Magetan, Suprawoto, yang menerima penghargaan kategori Personal Achievement.

Ada juga nama Ahmad Riyad Ketua Pembina IMI Jatim, Kombes Pol Sumardji Ketua IOF Jatim, M Nabil Ketua KONI Jatim. Selama ini, mereka tidak diragukan lagi, kepeduliannya terhadap bidang olahraga, khususnya otomotif.

“IMI Jatim Awards merupakan ajang penghargaan bagi para penggiat otomotif di Jawa Timur, baik yang aktif mengikuti kompetisi maupun orang-orang yang telah mendorong perkembangan industri otomotif,” ujar Ketua IMI Jatim Bambang Haribowo.

Di Magetan sendiri, selain Bupati Magetan Suprawoto, dalam kesempatan yang sama pembalap muda Magetan Mario Suryo Aji dan Muhammad Adenanta Putra juga mendapat penghargaan di kategori International Achievement (Grand Prix – Moto 3).

Penghargaan yang diterima Bupati Magetan, Mario dan Adenanta merupakan pengakuan dari IMI Jatim.

“Magetan tanpa ada sirkuit sudah bisa mencetak pembalap internasional seperti Mario Aji, jika ada sirkuit pasti akan muncul pembalap-pembalap baru. IMI harus membuat event yang bisa dipromosikan untuk wisata, prestasi dan sosial,” ujar Bambang.

Sedang Muhammad Nabil, Ketua KONI Provinsi Jatim, mengatakan IMI Jatim akan dilihat banyak orang, tidak hanya komunitas sepeda motor, sehingga olahraga ini harus dikembangkan bekerjasama dengan UMKM. (ard)

Komentar