Dimulai Hari Ini, Ubaya Jadi Tuan Rumah Kolabpreneur 2022 di Jawa Timur

Deputi II Bidang Pembangunan Manusia sekaligus sebagai Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan (kanan) saat menjadi pembicaraan pada pembukaan Kolabpreneur di Ubaya, Kamis (22/9/20220.

 

KANALSATU – Universitas Surabaya (Ubaya) dipercaya menjadi tuan rumah Kolabpreneur 2022. Acara Kolabpreneur 2022 diadakan selama empat hari, mulai tanggal 22-25 September 2022.

 

Kolabpreneur adalah kegiatan tingkat nasional yang diinisiasi oleh WU Hub Coworking Space. Acara tahunan yang diselenggarakan di tiap kota ini merupakan kompetisi ide inovasi yang meliputi empat cakupan topik, yakni green innovation, social innovation, creative innovation, dan culinary innovation.

 

Kompetisi diikuti oleh pelajar, mahasiswa, profesional, UMKM, serta masyarakat umum.

 

Tahun ini, WU Hub Coworking Space menggandeng Ubaya Innovaction Hub (UIH) untuk menyelenggarakan Kolabpreneur 2022 di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Direktur UIH, Prof. Sujoko Efferin mengatakan, UIH sebagai lembaga yang mengembangkan kewirausahaan dan inovasi di Ubaya mengapresiasi kerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kemenparekraf melalui penyelenggaraan acara ini.

 

“Kami yakin kaum muda akan menjadi tulang punggung inovasi dan berdaya saing dalam memasuki era baru di tengah-tengah perubahan global yang terjadi. Sudah waktunya kaum muda Indonesia menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan dengan aksi nyata,” ujarnya seusai pembukaan di Ruang Pertemuan lantai 5, Gedung Perpustakaan, Kampus Ubaya Tenggilis, Jl. Raya Kalirungkut, Kamis (22/9/2022).

 

Acara dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf), Sandiaga Uno. Dalam sambutannya, Sandiaga Uno memaparkan pencapaian Indonesia dari segi potensi ekonomi kreatif dan ekonomi digital.

 

“Kalau kita berkomitmen mengonsumsi entertainment lokal, insya Allah Indonesia bisa melampaui Korea dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan. Kita jangan hanya bangga, tapi juga harus pakai produk-produk Indonesia,” katanya. Ia kemudian mencontohkan lagu-lagu dangdut koplo dari Ngawi, film lokal seperti Lara Ati dan lain-lain.

 

Sementara itu Deputi II Bidang Pembangunan Manusia sekaligus sebagai Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan membahas mengenai prioritas pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang saat ini tengah menjadi prioritas presiden.

 

“Kami terbuka dengan semua gagasan-gagasan yang bertujuan untuk membangun SDM, seperti Kolabpreneur 2022. Saya memberikan apresiasi kepada para peserta yang ikut kegiatan ini. Acara ini tidak hanya menjadi ruang untuk mengembangkan kapasitas tapi juga networking yang penting untuk ke depan,” jelasnya.

 

Pada hari pertama juga diselenggarakan talkshow “Inovasi dari Timur Jawa” bersama empat founder atau co-founder startup yang merupakan alumni Ubaya. Mereka adalah Rico Tedyono (Co-Founder & COO Komunal), Chandra Putra Negara (Co-Founder PT. KK Indonesia dan SB30), Ge Recta Geson (Direktur Utama PT. Agro Mitra Alimentare), dan Oraldo Emeraldi (Co-Founder dan CMO Porabox).

 

Founder Kolabpreneur, Aprilando Suryokusumo, menuturkan pihaknya tidak ragu untuk memilih Ubaya sebagai tempat penyelenggaraan Kolabpreneur 2022 karena pencapaiannya sebagai nomor satu private university di Jawa Timur.

 

“Oleh karena itu, kami yakin acara ini akan sukses berkat dukungan penuh dari Ubaya. Kami juga berharap setelah ini ada kerjasama lain dalam bentuk program inkubasi startup atau kebutuhan network dari WU Hub untuk Ubaya yang bisa kami fasilitasi,” jelasnya.

 

Rektor Ubaya, Benny Lianto mengatakan Ubaya sangat mendukung adanya pengembangan entrepreneurship di kalangan generasi muda melalui acara ini.

 

“Ubaya ingin menciptakan iklim kondusif yang memunculkan budaya berinovasi di kalangan civitas akademika,” tambahnya. Ia berharap, setelah acara ini mahasiswa dapat lebih membangun kemampuan berkolaborasi dan memiliki spirit entrepreneurship yang berkelanjutan. (KS-5)

 

Komentar