Wagub Emil Janji Perjuangkan Aspirasi Buruh

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menemui perwakilan buruh di Kantor Gubernur Jatim, Senin (19/9/2022).


KANALSATU - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima ribuan pendemo yang merupakan buruh dari 38 aliansi serikat pekerja Jawa Timur, di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jl Pahlawan No. 110 Surabaya, Senin (19/9/2022) malam.

Para buruh tersebut, secara khusus hadir untuk menemui pejabat pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyuarakan penolakan terkaitkebijakan Pemerintah menaikkan harga BBM serta merevisi UMK tahun 2022.

Selain itu, dalam tuntutannya, para buruh juga berharap agar Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dicabut oleh pemerintah pusat.

Mewakili Gubernur Khofifah, Wagub Emil mengatakan, keresahan yang dirasakan oleh para buruh Jawa Timur tersebut merupakan keresahan yang juga dialami oleh seluruh masyarakat luas.

Oleh karenanya, Wagub Emil menyampaikan jika dirinya bersama Sekda Prov Jatim Adhy Karyono telah mendengarkan dan mencatat aspirasi yang disampaikan oleh para buruh.

"Kami yakin panjenengan semua duduk di sini juga memiliki rasa percaya pada kami. Insyaallah kami akan memperjuangkan yang terbaik," tegas Emil.

Terkait tindakan lebih lanjut, Wagub Emil dan Sekda Adhy juga akan memfasilitasi forum bagi para buruh yang lebih mengerucut, untuk menemukan titik temu dari tuntutan yang diinginkan.

"Terimakasih telah menyampaikan aspirasi dengan tertib. Mari kita duduk, kita carikan solusi bersama dan akan dituangkan dalam secarik kertas supaya tidak ada yang terlewat apa yang menjadi apsirasi panjenengan.Kami sebagai pengemban, tentu berkewajiban meneruskan aspirasi kepada pemerintah pusat dalam temp sesingkatnya," jelas Emil di depan ribuan buruh aksi.

Terkait tuntutan kenaikan BBM, Emil menambahkan, hal tersebut akan dituangkan dalam surat rekomendasi ke pemerintah pusat. Selain itu, menjawab tuntutan UU Cipta Kerja Pemprov Jatim juga akan meneruskan usulan para buruh untuk dilakukan peninjauan ulang terkait dimasukkannya klaster ketenagakerjaan agar klaster tersebut bisa dikeluarkan.

Mengenai UMKM ia mengatakan secara prinsip pihaknya bisa memahami situasi saat ini.

"Ini sudah kami catat, kami sampaikan terimakasih semoga aspirasi panjenengan semua membawa manfaat dan hasil," tutup Emil.

Sebagai informasi, kedatangan massa buruh tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Diantaranya dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kab./Kota Pasuruan, Malang Raya, Kabupaten Tuban, Kab./Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, hingga dari Kabupaten Banyuwangi. (KS-10)
Komentar