Kredit UMKM Dominasi Pertumbuhan Pembiayaan Bank Jatim

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman (kiri) bersama Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Tonny Prasetyo saat public expose secara virtual, Selasa (13/5/2022).

 

KANALSATU – Di masa pemulihan ekonomi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang positif. Hingga Agustus 2022, perusahaan berkode emiten BJTM ini mencatatkan penyaluran kredit hingga Rp45,04 triliun atau tumbuh  atau tumbuh 5,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari capaian kinerja kredit tersebut, pertumbuhan tertinggi disumbang oleh sektor UMKM. ”Pertumbuhan kredit itu didominasi oleh sektor UMKM yang tumbuh 16,09 persen (YoY) atau mencapai Rp5,53 triliun,” kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman saat Public Expose, Selasa (13/9/2022).

Busrul menjelaskan, pertumbuhan kredit UMKM yang tinggi ditopang pertumbuhan KUR. ”Kami mendapatkan alokasi KUR sebesar Rp2 triliun, dan sampai dengan posisi terakhir sudah mencapai Rp1,85 triliun. Artinya tinggal sedikit lagi pencapaian hingga akhir tahun," ujarnya.

Ia yakin target penyaluran sebesar Rp2 Triliun bisa tercapai dengan besarnya potensi UMKM di Jatim yang mencapai 9 juta UMKM.

Sementara kredit komersial juga tumbuh 4,73 persen atau tercatat Rp11,42 triliun dan kredit di sektor konsumsi yang tumbuh 3,54 perrsen atau tercatat Rp28,09 triliun.

Komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Agustus 2022 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 15,88 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,06 persen, dan Return On Asset (ROA)1,97 persen.

Pada masa pasca pandemi Bank Jatim terus menunjukkan kinerja yang positif dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (Year on Year/YoY). Berdasarkan kinerja Agustus 2022, aset Bank Jatim tercatat Rp 100,93 triliun atau tumbuh 5,74 persen. Sedangkan laba bersih Bank Jatim tercatat Rp 1,05 Triliun atau tumbuh 3,43 persen, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatatkan pertumbuhan 7,18 persen (YoY) yaitu sebesar Rp 86,88 triliun.

Pasca pandemi Bank Jatim terus fokus pada peningkatan transformasi Digital Banking. Untuk memfasilitasi para investor terkait produk investasi, Bank Jatim memiliki JConnect invest yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melakukan pemesanan produk investasi seperti Surat Berharga Negara (SBN) Ritel.

Melalui JConnect mobile, nasabah juga dapat melakukan top up e-wallet seperti Gopay dan OVO dengan cepat dan mudah. JConnect mobile juga telah dilengkapi dengan fitur pembayaran menggunakan QRIS. Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga lebih mudah dengan JConnect Mobile. Nasabah juga tidak perlu khawatir lagi jika kartu ATM tertinggal, karena saat ini dapat melakukan tarik tunai menggunakan Handphone dengan layanan JConnect Cardless.

 ATM BI-Fast juga menjadi salah satu fasilitas baru yang dapat dinikmati nasabah bankjatim pada fitur JConnect Mobile. Dengan BI-FAST, nasabah dapat menikmati biaya transfer yang lebih murah, sebesar Rp 2.500 dengan limit transaksi maksimal Rp 250.000.000.

Kinerja positif yang terus konsisten tersebut, membuat bankjatim mendapat berbagai penghargaan selama tahun 2022. Tercatat sebanyak 34 penghargaan yang diterima selama tahun 2022. Penghargaan prestisius yang diterima bankjatim seperti TOP BUMD, TOP CSR, TOP GRC dan lain sebagainya menjadi bukti nyata kinerja bankjatim yang terus tumbuh secara konsisten pasca pandemi. (KS-5)

Komentar