Dewan Pers Akhirnya Cabut Pernyataan Soal Sumber Resmi Kasus Brigadir Y

SELIP LIDAH: Dalam statemen terbaru, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Yadi Hendriana, mengatakan bahwa apa yang disampaikan adalah selip lidah atau slip of the tongue. (istimewa)

KANALSATU - Dewan Pers (DP) Akhirnya secara resmi mencabut pernyataan soal sumber resmi kasus Brigadir Y, setelah sebelumnya hal itu sempat menjadi polemik, dan memicu banyak protes dari komunitas pers nasional.

Pencabutan pernyataan itu dilakukan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Yadi  Hendriana, di kantor DP, Minggu (24/7/2022).

Sebelumnya pernyataan Yadi sempat menuai kecaman dari kalangan pers, secara terus menerus dan menggelinding bak bila salju.

Kecaman keras diantaranya dari PWI Jawa Timur serta dari Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang.

Karena semakin memanas. Akhir Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Yadi  Hendriana, membuat pernyataan ralat dan menarik kembali (mencabut,red) pernyataan mengenai anjuran mamakai sumber berita resmi dalam liputan kasus Brigadir Y. 

Dalam statemen terbaru, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, Itu mengatakan bahwa apa yang disampaikan adalah selip lidah atau slip of the tongue.

Berikut pernyataan lengkap Yadi:

Salam hormat,

Setelah saya memutar ulang rekaman konprensi Pers Dewan Pers dengan Pengacara Ibu Freddy Sambo di Gedung Dewan Pers pada Jum’at 1 Juli 2022 terkait kasus “Polisi Tembak Polisi”, saya menyadari ada kesalahan menjawab pertanyaan  dengan pernyataan saya yang mengungkapkan harus sumber resmi. 

Pernyataan saya mengenai Dewan Pers Imbau Wartawan hanya menyiarkan dari sumber resmi yang kemudian dimuat berbagai  media sebagai sumber kepolisian  adalah salah ucap atau "Slip of the Tongue".

Adapan maksud dari ucapan saya adalah sumber yang dapat dipertanggungjawabkan atau kredibel. 

Saya sudah sampaikan juga substansi himbauan Dewan Pers sudah dibacakan sebelum sesi tanya jawab. 

Atas kesalahan itu, saya menarik kembali ucapan terdahulu dan mohon maaf telah menimbulkan polemik. 

Hal ini sejalan dengan press rilis dari Dewan Pers yang dikeluarkan setelah konprensi pers dan juga mengutip kalimat saya secara betul. Saya lampirkan juga rilis dimaksud. Demikian agar dipahami. 

Salam

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, berharap agar kedepan semua pihak di Dewan Pers lebih berhati hati dalam mengeluarkan statement.

"Untungnya cepat tanggap dan tidak melebar, pernyataan dicabut secara resmi," tegasnya. (ard)

Komentar