Shafira Luncurkan Koleksi Busana Terbaru untuk Umroh

Influencer Tasya Oktav mengamati koleksi busana terbaru dari Shafira.


KANALSATU - Setelah sempat terhenti akibat pandemi panjang, ibadah haji dan umroh kembali dibuka untuk umat muslim di seluruh dunia. Untuk membuat ibadah semakin nyaman tentunya dibutuhkan busana yang sesuai.

Apalagi cuaca di tanah suci umumnya cukup ekstrim. Bisa sangat panas dibulan-bulan tertentu.

Founder merek busana muslim, Shafira, Feny Mustafa menilai pemilihan busana yang nyaman dan merasa terlindungi selama melaksanakan ibadah umrah menjadi prioritas para Jemaah saat ini.

"Udara di sana akan panas karena itu perlu disesuaikan tekstil dan desainnya. Kami survey apa yang nyaman," kata Feny Mustafa dalam acara Looking Pretty & Umrah Ready X Somethinc di Grand Mercure Mirama Surabaya, Sabtu (16/7/2022).

Untuk itu Shafira menggunakan bahan-bahan seperti katun, sutra asli atau tencel untuk scraft. "Kami selalu menyesuaikan pakem busana muslim yang benar secara kesehatan, desain tidak ribet tapi tetap fashionable," tuturnya.

Pioner busana muslim Indonesia yang berdiri sejak tahun 1989 ini menghadirkan sekitar 40 koleksi terbaru spesial busana Umroh by Shafira.

Tak hanya pemilihan bahan, sejauh usia Shafira menginjak tahun ke 33 pihaknya mengaku terus mempertahankan pola atau cuttingan busana yang nyaman menampilkan gaya syar'i yang anggun dengan sentuhan warna soft.

"Kami mempunyai litbang pola yang benar, tidak menghemat kain tapi bagaimana jatuhnya yang enak nyaman, kainnya banyak gak apa-apa. Misalnya untuk busana dengan aksesoris Swarovsky kami pakai asli," jelasnya.

Dalam Fashionshow special launch Serenity an Umrah Collection by Shafira, tampil 20 desain Busana, tiga spesial desain scraft serta satu desain Zaura yang didominasi warna putih dengan paduan hitam dan cream.

Dari sekian koleksi Shafira Busana Muslim menyuguhkan desain yang modis, tetapi tetap memperlihatkan kesederhanaan pada busananya.

Mulai dari gamis berlayer, gamis dengan lengan panjang model terompet dilengkapi aksen pita, gamis putih dengan warna garis hitam di bagian lengan dipadu hijab putih, busana setelan maupun gamis dengan bergo syar'i yang nyaman dipakai di Tanah Suci.

Tanpa menghilangkan unsur konvensional dari sebuah gaya busana muslimah, Shafira memberikan sentuhan pola di atas kain berkualitas, menjuntai dan terpenting jauh dari kesan tembus pandang.

"Sebenarnya pakem orang pakai baju busana muslim itu sudah benar secara kesehatan, jangan terlalu ketat sehingga ada sirkulasi udara, bahan nyaman, tidak ribet tapi yang penting tetap fashion," pungkasnya. (KS-5)
Komentar