Magician Master Limbad Dukung LaNyalla Jadi Presiden RI

Master Limbad menemui Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di ruang kerja Gedung Nusantara III Lantai 8, Komplek Parlemen Senayan, Selasa (14/6/2022). Magician kondang ini mendukung Ketua DPD RI, maju pada pencalonan Presiden RI 2024. (sefdin)

KANALSATU - Magician nasional, Master Limbad, mendukung Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, maju pada bursa pencalonan Presiden pada Pemilu 2024. 

Dukungan disampaikan Master Limbad saat menemui Ketua DPD RI di ruang kerja Ketua DPD RI, Gedung Nusantara III Lantai 8, Komplek Parlemen Senayan, Selasa (14/6/2022).

Menurut Master Limbad, LaNyalla merupakan figur yang konsisten memperjuangkan kebenaran. 

"Banyak pemimpin yang setengah-setengah. Tapi Beliau tak pandang bulu. Beliau berani menegakkan kebenaran," katanya.

Master Limbad juga tahu persis bagaimana sisi spiritual Ketua DPD RI. Di mana pun begitu masuk waktu, beliau salat. 

"Beliau amat bagus dari sisi spiritualnya. Dua hal itu yang membuat saya mendukung Pak LaNyalla menjadi Presiden RI. Saya siap lahir batin mendukung," jelasnya.

Menanggapi pernyataan Master Limbaf itu, LaNyalla mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

Dikatakannya, sedari awal menjabat sebagai Ketua DPD RI, LaNyalla telah disumpah atas nama Allah SWT dan Alquran untuk memperjuangkan kebenaran.

"Maka, saya tidak boleh khianat kepada Allah SWT, kepada diri sendiri, rakyat, nusa dan bangsa. Saya harus berdiri di atas kebenaran," tegasnya.

Senator asal Jawa Timur itu lebih jauh menjelaskan, jika komitmennya memang menjadi negarawan, bukan politisi. 

Sehingga perjuangan yang dilakukan adalah perjuangan kebangsaan. Perjuangan yang fundamental, untuk generasi mendatang. 

Sekarang kedaulatan rakyat dinilai semakin terkikis oleh oligarki ekonomi yang bersekutu dengan oligarki politik. 

"Karena itu saya membangunkan kesadaran publik. Bahwa ada yang salah dari arah perjalanan bangsa dan negara ini. Kedaulatan rakyat itu harus dikembalikan. Kita harus jadi petugas rakyat. Karena rakyat adalah subyek, bukan obyek,” tutur LaNyalla. 

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI didampingi Senator asal Lampung, Bustami Zainuddin dan Kabag Sekretariat Ketua DPD RI Adi Asmariyadi. (ard)

Komentar