Beri Pelayanan Komprehensif untuk Penderita Epilepsi

CEO National Hospital Ang Hoey Tiong (empat dari kiri) bersama tim dokter Epilepsy Center (EPIC) saat peresmian Epic, Kamis (228/4/2022).

 

KANALSATU – Angka kejadian epilepsi saat ini mencapai 0,5-1% populasi penduduk. Hal ini menjadikan keterbatasan bagi penderita epilepsi untuk mendapatkan penanganan epilepsi secara komprehensif, khususnya di Indonesia.

Ketidaktahuan pasien akan informasi penanganan epilepsi yang baik sesuai standar protokol yang kurang tepat sehingga penyembuhannya tidak dapat berjalan secara maksimal. Masih ada keterbatasan layanan penanganan epilepsi di Indonesia, khususnya dalam tindakan operasi pada penyakit epilepsi.  

CEO National Hospital Ang Hoey Tiong mengatakan, Epilepsy Center (Epic) dan Long term video EEG di National Hospital bisa memberikan layanan lengkap untuk survivor epilepsi. ”Di sini ada pelayanan one stop service untuk pasien epilepsi. Termasuk layanan psikologis,” ujar Ang Hoey Tiong yang akrab disapa Picung.

Epic menghadirkan penangganan epilepsi secara komprehensif mulai dari screening epilepsi, obat-obatan, hingga kepada tindakan operasi.

Ketua tim dokter Epic, dr. Heri Subianto, SpBS(K) mengatakan, sebelum memutuskan untuk tindakan operasi, pemeriksaan epilepsi berlapis dilakukan untuk memetakan kondisi. ”Tujuannya mengetahui kondisi epilepsi pasien bisa dioperasi atau tidak,” kata Heri.

Pelayanan yang dihadirkan oleh Epic berupa Level 3 Epilepsy Center yang menyediakan fasilitas penunjang, diantaranya Epilepsy Monitoring Unit (EMU), Long term video EEG yaitu pemeriksaaan EEG yang dapat merekam aktivitas kelistrikan pada otak dalam jangka waktu lama lebih dari 3x24 jam. Epic juga dilengkapi fasilitas kamar dan ruangan yang nyaman untuk pasien.

Kemudian MRI Protocol Epilepsy, yaitu pemeriksaan MRI khusus untuk epilepsi dengan menggunakan MRI 3 Tesla. Kemudian Medical Management yaitu penanganan epilepsi melalui pemberian obat-obatan.

Dan yang terakhir adalah Surgical Management. Di Epic dilakukan Microsurgical Microscope and Endoscope for Epilepsy Surgery, yaitu tindakan operasi untuk epilepsi dengan metode bedah sayatan minimal dengan dukungan peralatan khusus, sehingga menghindari atau meminimalisir terjadinya efek komplikasi akibat dari tindakan operasi. (KS-5)

 

Komentar