Bonus PON Papua Dicairkan Termin Pertama Rp 29.530 Miliar

Sisanya Rp 59.95 Miliar, Usai Perubahan APBD Tahun 2022

Wagub Emil Dardak, didampingi Sekum KONI Harun dan Kadispora Pulung Chausar, membagikan bonus kepada atlet peraih medali PON Papua

KANALSATU - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim,) mencairkan bonus sebagai bentuk apresiasi kepada para atlet usai berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX / 2021, di Papua.

Pencairan ini, merupakan bukti komitmen Gubernur Khofifah Indar Parawansa bangga terhadap perjuangan para atlet dan pelatih.

Gubernu berharap, prestasi atlet-atlet dapat semakin ditingkatkan pada PON mendatang, bahkan tak hanya tingkat Nasional, tapi tingkat internasional.

Pada pelaksanaan PON XX, Jatim diperkuat sebanyak 543 atlet, 161 pelatih, dan 78 orang mekanik. Kemudian, dari total 37 cabang olahraga yang dipertandingkan, Jatim hanya mengikuti 34 cabor.

Kontingen Jatim, berhasil meraih posisi ketiga dengan perolehan 110 medali emas, 89 medali perak dan 88 medali perunggu.

Pihaknya menyiapkan total bonus sebesar Rp 88,625 miliar, dan pembagiannya dibagi menjadi dua termin.

Rinciannya, termin pertama dibagikan hari ini sebesar 33 persen atau Rp 29,530 miliar. Sisanya sebesar Rp 59,95 miliar akan diberikan setelah perubahan APBD Tahun 2022.

Sementara itu, penyerahan bonus diberikan melalui Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak u didampingi Sekretaris Umum KONI Jatim, Harun dilakukan secara simbolis di Ruang Bhinaloka, Kompleks Kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (16/2/2022).

"Pada prinsipnya kami merasa bangga atas prestasi atlet. Semoga mereka juga bangga menggunakan baju Jawa Timur," ujar Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak.

Pada kesempatan tersebut, hadir belasan perwakilan atlet, pelatih dan ofisial.

Menurut Emil, untuk bisa mewakili Jatim adalah capaian hebat dan terbukti mampu mencetak prestasi Nasional, bahkan di tingkat internasional. "Ini suatu yang harus disyukuri kita semua," ucapnya.

Di tempat sama, tampak senyum merekah terpancar dari wajah Jafro Megawanto, atlet paralayang Jatim yang merasa lega lantaran menerima bonus.

Jafro menjadi salah satu tumpuan Jatim di PON Papua tahun lalu dengan mengoleksi 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

"Alhamdulillah bonus ini akhirnya cair. Terima kasih untuk Pemprov Jatim," kata atlet asal Kota Batu tersebut.

Kendati pencairan bonus untuk atlet Jatim, tak secepat daerah lainnya, kata dia, namun Jafro tidak mempermasalahkannya. Ia sadar, bahwa pandemi Covid-19 belum usai sehingga pos anggaran memang lebih dipriopritaskan untuk sektor kesehatan dan sosial. (ks-6)

Komentar