Tony Wahyudi Calon Ketua PBSI Jatim

Musda PBSI Jatim Digelar Pertengahan 2022

Tony Wahyudi

KANALSATU - Musyawarah Daerah (Musda) PBSI Jawa Timur (Jatim), masih lama. Namun, sudah ada sosok pengusaha sudah memberikan informasi kepada publik dirinya bakal calon ketua umum Pengprov PBSI Jatim. Dia adalah Tony Wahyudi.

Bermodalkan dukungan 33 dari pengurus kabupaten/kota PBSI se Jatim, pria yang akrab dipanggil Yudi itu, siap memimpin PBSI Jatim periode lima tahun ke depan.

“Saya siap memegang kendali PBSI Jatim. Sudah ada 33 pengkab/kota yang mendukung dan dukungan itu kongkret,” ungkapnya.

Dukungan 33 pengkab/kota itu, terungkap dalam pertemuan Yudi bersama timnya dengan pengkab/kota PBSI se Jatim di Hotel Mercure, Surabaya, Minggu (23/1/2022). Mereka sepakat mendukung Yudi sebagai calon ketua umum pengprov PBSI Jatim, setelah melihat keseriusan pengusaha muda itu ingin memimpin PBSI Jatim.

“Saya tak ragu lagi untuk memilih Tony Wahyudi. Saya tahu persis sosok Yudi, karena sama-sama berlatar belakang pengusaha. Dia sudah mendapat dukungan 33 pengkab/kota, itu berarti sudah aklamasi,” ujar ketua pengkot PBSI Surabaya, Rony Wijaya.

Dihadapan para ketua dan perwakilan pengkab/kota PBSI itu, Yudi secara blak-blakan menjelaskan dirinya mencalonkan ketua umum PBSI Jatim semata-mata ingin membesarkan induk olahraga bulutangkis di Jatim ini. Tanpa pamrih atau embel-embel apapun. Termasuk, ingin mencari keuntungan.

“Saya tak perlu menjelaskan visi misi ketika dipercaya memimpin PBSI Jatim. Saya tak mau berkhayal. Asalkan dapat dukungan, saya akan all out bekerja. Jika ada yang ingin menggerogoti dari dalam, maka akan saya keluarkan mereka dari pengurus,” jelasnya.

Sebelum mengumpulkan para ketua pengkab/kota, Yudi mengaku sudah melangkah lebih jauh dengan mengunjungi beberapa daerah. Dari kunjungan tersebut, Yudi mengetahui banyak betul keluhan-keluhan pengkab/kota. Salah satu diantaranya buntunya komunikasi dengan pengprov PBSI Jatim.

“Ke depan, saya akan sering berkunjung ke daerah-daerah untuk mendapatkan masukan. Saya tidak akan mengurus pengprov saja, tapi juga pengkab/kota. Ingin menggairah kejuaraan di daerah-daerah,” paparnya.

Yudi juga berjanji akan memikirkan nasib dan masa depan atlet. Dengan perhatian ini, diharapkan atlet Jatim bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional. “Konsentrasi mereka hanya berlatih dan berlatih. Tidak perlu memikirkan sekolah dan pekerjaan. Lain-lain itu menjadi urusan saya,” tegasnya.

Musda PBSI Jatim rencananya akan digelar pada pertengahan 2022, seiring berakhirnya masa kepengurusan pengprov PBSI Jatim. Wijanarko yang saat ini menjabat ketua umum pengprov PBSI Jatim, dipastikan tidak mencalonkan lagi lantaran sudah dua periode. (ks-6)

 

Komentar