SGM Eksplor dan Alfamart Bangun Dua Gedung PAUD dan Beri Bantuan untuk Guru

Peringatan Hari Guru

 

 

KANALSATU -  Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia melalui merek susu pertumbuhan SGM Eksplor bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) mendukung akses pendidikan di Indonesia melalui program “SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart”. Ini merupakan rangkaian dari gerakan sosial “#AyoTunjukTangan”.

 

Program yang juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ini merupakan sebuah upaya kolaborasi untuk memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mendukung untuk mencetak generasi maju Indonesia yang tumbuh maksimal. Melalui program apresiasi ini, SGM Eksplor dan Alfamart memberikan dukungan fasilitas pengajaran kepada guru PAUD dan Sekolah Dasar inspiratif dan renovasi sekolah.

 

Sales Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Widianto Juwono mengatakan, seharusnya tidak ada anak Indonesia yang tertinggal akan akses nutrisi dan pendidikan sebagai fondasi mereka untuk mencapai kemajuan. Hal ini tentunya bisa diwujudkan jika anak mendapatkan pembelajaran dan stimulasi yang baik untuk meningkatkan tumbuh kembang sesuai usianya.

 

”Upaya tersebut bukan hanya ada di tangan para orangtua, namun juga merupakan hasil perjuangan para guru dalam mendidik anak-anak di sekolah,” kata Widianto.

 

Ia menambahkan bahwa dukungan dan apresiasi kepada para guru sangat penting. Sehingga dalam rangka Hari Guru Nasional, SGM Eksplor berkolaborasi bersama Alfamart melalui program ‘SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart’ berkontribusi mendukung dan mengapresiasi para guru PAUD dan Sekolah Dasar.

 

Selain menghadirkan program SGM Eksplor Apresiasi Guru Bersama Alfamart, SGM Eksplor juga telah meluncurkan bantuan renovasi sekolah dalam Sekolah Generasi maju di awal tahun 2021 lalu. “Kami juga akan meresmikan dua sekolah yang telah direnovasi sebagai bagian dalam Sekolah Generasi Maju. Adapun sekolah ini berlokasi di Kabupaten Bantul, Yogyakarta dan Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur,” tutur Widianto.

 

Melalui inisiatif gerakan sosial #AyoTunjukTangan di tahun 2021 ini, SGM Eksplor berupaya memfasilitasi semangat gotong royong dan kolaborasi dalam mendukung mewujudkan anak-anak Indonesia menjadi Generasi Maju untuk Indonesia maju di masa mendatang.

 

Apresiasi untuk guru salah satunya diberikan kepada guru TK dari Pulau Lae-lae, Makassar, yaitu Ibu Sarifah. Ia pantang lelah mengajar, meskipun banyak rintangan, harus naik becak, menyeberang laut melawan ombak demi mendukung masa depan anak-anak di Pulau Lae-lae.

 

”Upaya yang kami lakukan bersama Alfamart ini diharapkan dapat mendukung para guru seperti Ibu Sarifah untuk dapat maksimal dalam memberikan akses pendidikan dan kemajuan kepada anak-anak generasi maju Indonesia,” tambahnya.

 

Untuk dukungan akses nutrisi disalurkan kepada 500 anak usia di atas 1 tahun dari 10 PAUD yang membutuhkan. Sedangkan, dukungan akses pendidikan berupa laptop dan renovasi sekolah, diberikan kepada guru PAUD dan Sekolah Dasar inspiratif di mulai dari Kota Medan, Jambi, Tangerang, Bogor, Klaten, Semarang, Pontianak, Manado, Makassar hingga Sorong.

 

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin menyambut baik kolaborasi bersama SGM Eksplor dalam upaya memberikan dukungan akses nutrisi dan pendidikan. “Bukan hanya untuk mendukung anak-anak namun juga memberikan apresiasi kepada para guru yang inspiratif, yang tetap berjuang di tengah keterbatasan, khususnya di masa pandemi ini. Melalui program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam mendukung penyediaan akses nutrisi dan pendidikan bagi anak Indonesia,” terangnya.

 

Sarifah, Guru TK Pulau Lae-lae, Makassar, Sulawesi Selatan, sangat berterima kasih kepada SGM Eksplor dan Alfamart yang telah memberikan apresiasi kepadanya sebagai guru PAUD. “Apresiasi ini akan menjadi pemicu bagi saya yang telah mengajar TK lebih dari 25 tahun untuk terus berjuang dan memberikan pendidikan berkualitas sejak usia dini, demi mencetak generasi maju Indonesia yang tumbuh maksimal,” ujarnya.

 

Walaupun di tengah keterbatasan fasilitas mengajar, seperti  biasa mengajar di halaman rumah penduduk atau di pinggir pantai, bahkan untuk mengajar harus menyeberang laut melawan ombak, ia tidak akan lelah untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak di Pulau Lae-lae.  (KS-5)

 

Komentar