Papua Raih Emas Sepakbola PON, Jatim Perunggu

foto bersama usai penyerahan medali peruggu untuk tim sepak bola Jatim,

KANALSATU - Papua akhirnya memastikan diri menjadi yang terbaik di cabor sepakbola putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Pasukan Eduard Ivakdalam menuntaskan perlawanan Aceh dengan skor telak 2-0 babak final yang digelar di stadion Mandala, Jayapura, Kamis (14/10/2021). Pertandingan yang digelar di stadion Mandala, Kota Jayapura ini berlangsung dengan tempo yang cepat. Kedua tim sama-sama tampil menyerang demi meraih medali emas. Baru empat menit laga berjalan, tim Papua mendapatkan hadiah penalti setelah Rezal Mursalin melakukan handsball di kotak penalti. Sang kapten, Ricky Cawor yang menjadi algojo sukses menuntaskan tugasnya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Papua. Gol tersebut membuat tim Papua semakin percaya diri untuk menyerang. Tim Aceh juga tidak mau kalah dan mencoba menyamakan kedudukan. Papua sukses menggandakan kekunggulan pada menit ke 23. Ricky Cawor lagi-lagi mengoyang gawang Chairil Zul melalui aksi individu yang kemudian diselesaikan dengan penyelesaian akhir ke pojok gawang Aceh. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Papua. Jual beli serangan terus berlanjut, namun skor 2-0 tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan. Tertinggal 0-2 di babak pertama, tim Aceh mencoba untuk meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun tim Papua juga tidak tinggal diam dan terus melancarkan serangan ke gawang Aceh. Jalannya duel di Stadion Mandala itu kian intens dan panas. Tekel-tekel beterbangan karena kedua tim sama-sama ingin meraih kemenangan. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 2-0 tidak berubah sehingga tim Papua sukses meraih medali emas di Cabor sepak bola putra ini. Sementara Jawa Timur akhirnya berhak mendapat medali perunggu. Pasukan Rudy William Keltjes menuntaskan perlawanan Kalimantan Timur dengan skor tipis 3-2. Laga yang digelar di stadion Barnabas Youwe ini berlangsung ketat, skor imbang 2-2 membuat laga harus dipungkasi dengan perpanjangan waktu. Saling jual beli serangan dan ingin meraih posisi ketiga, Kaltim tampil penuh semangat tinggi. Kekalahan dilaga semifinal dengan skor 1-5 menjadi pelajaran berharga untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, sayang, dimenit akhir babak kedua perpanjangan waktu Jatim berhasil memanfaatkan dengan baik. Winger andalannya sekaligus top skor bagi Jatim, Achmad Faisol iberhasil menuntaskan tendangan bebas di area 16 besar dengan baik. Dengan sekali tendang bola meluncur deras ke pojok kanan gawang Kaltim dan skorpun berubah menjadi 3-2 sampai akhir babak dan memastikan medali perunggu bagi Jatim.(ks/7)

Komentar