Atlet Tarung Derajat Berguguran

PON XX Papua 2021

ilustrasi, atlet dan official tarung derajat Jatim

KANALSATU - Target dua medali emas cabang olahraga (cabor) tarung derajat, kandas. Pada even Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua, petarung Jawa Timur (Jatim), berguguran di babak awal. Pada pertandingan hari kedua, Jumat (9/10/2021), Jatim kehilangan tiga petarung dari enam petarung, hanya tersisa Aulia Nurdini.

Cabor tarung derajat,  digelar di GSG Eme Neme Youware, Kabupaten Mimika tersebut, petarung Bima Putra Pamungkas, turun di kelas 64,1-67kg. Namun, Bima kalah dari I Made Arimbawa (Bali). Bima kalah dengan keputusan Wasit Hentikan Tarung (WHT). Wasit mengintruksikan untuk memberhentikan pertarungan, karena Bima dinilai tidak dapat melanjutkan.

Di petarungan kedua, Nuggy Rezzaindi Yoansa turun di kelas 67,1-70kg kalah 1-2 dari Haiqal Sofie Ied Sanga (DKI Jakarta). Sama seperti pertarungan Bima. Nuggy dua kali menjatuhkan Haiqal pada awal ronde pertama dan ketiga. Namun, beberapa kali salah teknik membuat Nuggy mendapat pemotongan nilai. Nuggy juga terjatuh kena tendangan Haiqal di ronde ketiga.

Harapan Jatim untuk memiliki banyak wakil di babak berikutnya harus terhenti. Pasalnya, petarung kelas 75,1-80kg atas nama Cahyo Haryo Prakoso mengikuti jejak rekan-rekannya yang kandas di babak awal. Dia takluk 0-3 dari petarung Aceh, Ifrahan Muawal.

Peluang meraih medali terbuka di kategori putri. Dimana petarung Jatim, Aulia Nurdini berhasil mengalahkan Neny Indriani (Jambi) di kelas 58-62kg. Aulia akan kembali bertarung melawan Iageng Rizki Ariani (Kalimantan Barat) di babak semifinal, Senin (11/10) mendatang.

Sebelumnya, pada hari pertama (8/10), petarung Jatim Maki Mubarok kalah dari Yoseph Amor Meus di kelas 52,1-55kg. Sementara itu, peraih medali perunggu PON XIX/2016 Jawa Barat, Rismianty Amelia, turun di kelas kelas 45,1-50kg putri dikalahkan petarung asal Jawa Tengah, Rinka Widyaningrum. Pada PON 2016 lalu, Jatim meraih 1 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. (ks-6)

Komentar