WOSCA, Kumpulan Perempuan Pebisnis Online Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Anggota Wosca tetap aktif berkegiatan meskipun diselenggarakan secara online.


KANALSATU – Pandemi tidak menghentikan Wosca (Woman Online Community Indonesia) untuk tetap aktif dan produktif. Meskipun tidak melakukan aktivitas fisik seperti sebelumnya, namun beragam kegiatan tetap digelar secara online.

Aneka workshop, mini seminar maupun live di media sosial seperti Instagram rutin mereka selenggarakan.

Sejak awal tahun, wosca telah aktif menyelenggarakan kegiatan online seperti peluncuran website yang baru, workshop online tentang pembuatan video singkat untuk sosmed, peningkatan omset di bulan Ramadhan, dan masih banyak lagi. Bahkan tiap Harinya ada program optimasi social media seperti Instagram dan facebook.

Dalam Instagram mereka, @woscaonline, berbagai topik dihadirkan setiap minggunya dalam Live Instagram yang mengundang juga para pebisnis untuk sharing. Bahkan baru-baru ini, Wosca juga mengadakan bazaar online melalui Instagram selama satu minggu yang diikuti oleh 20 pemilik usaha online baik bersifat jasa maupun perdagangan barang yang semuanya adalah anggota Wosca.

Sebelum penerapan PPKM, wosca juga sempat mengadakan gathering dengan protokol kesehatan yang ketat di ruang terbuka. Gathering ini bertujuan untuk mengkampanyekan calon ketua yang baru.

Berbagai Kegiatan yang diselenggarakan bertujuan untuk memberikan semangat bagi pebisnis perempuan untuk tetap kreatif dan inovatif dalam berbisnis meski dalam situasi yang sulit di masa pandemi.

Founder dan Ketua Wosca, Lilies Rolina mengungkapkan bahwa banyak perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga di tengah kondisi Pandemi yang mengakibatkan pemutusan kerja atau kebangkrutan bisnis para suami.

"Di momen ini lah kami berusaha merangkul para pebisnis online perempuan untuk tetap semangat dan waras dalam menjaga perekonomian keluarga dengan mengikuti berbagai aktivitas dan optimasi bisnis oline mereka masing-masing. Kami berharap para perempuan pebisnis ini memiliki teman dengan spirit yang sama, sehingga tetap semangat menjalankan bisnis nya dengan segala keterbatasan kondisi saat ini,” ujar Lilies.

Salah satu aktivitas yang memberikan dampak adalah bazaar online, karena disinilah anggota bisa saling support dengan membeli jualan anggota yang lainnya serta saling mempromosikan jualan mereka masing-masing. Di Bulan Agustus nanti Wosca akan meluncurkan program PBO atau pendampingan bisnis online yang bertujuan untuk mengembangkan bisnis online para anggota dengan pendampingan intens selama 2 bulan.

WOSCA didirikan di Surabaya pada tahun 2011 dan saat ini beranggotakan kurang lebih 90 orang perempuan yang semuanya adalah pebisnis. Selama hampir 10 tahun, komunitas ini berjalan independent dalam melakukan semua aktivitas mereka.

Beberapa divisi dibentuk untuk mendukung semua program yang disusun seperti Divisi Riset and Development yang menyusun aktivitas pengembangan diri sesuaikebutuhan anggota. Kemudian Divisi Public Relations yang menjaga hubungan baik dengan pihak luar seperti komunitas atau brand lain. Dan masih banyak lagi divisi lain yang juga membantu dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di Wosca.

Selain kegiatan peningkatan skill anggota, Wosca juga memiliki kegiatan sosial tiap beberapa bulan, seperti pembagian sembako untuk mereka yang membutuhkan. (KS-5)
Komentar