Pemberlakuan PTM Lihat Perkembangan Kasus Covid-19 di Jatim



Dikesempatan yang sama, Wagub Emil juga menyampaikan soal rencana pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Timur. Dirinya berharap, pelaksanaannya dapat berlangsung dengan aman.

Kendati demikian, Pemprov Jatim akan mengeluarkan kebijakan dengan melihat perkembangan kasus Covid-19.

"Persiapan terus berjalan, pelaksanaanya memperhatikan perkembangan. Diskusi dengan Mendagri juga menjadi rujukan, yang kami lakukan ini jadi landasan apa yang akan ditentukan untuk tahun ajaran agar dimulai," jelas Emil.

Sementara menanggapi masuknya virus Covid-19 varian baru, Emil menyampaikan, Pemprov Jatim tengah memberlakukan sequencing hasil Covid-19 dengan Cycle Threshold (CT) dibawah 25. Upaya tersebut terus digencarkan, untuk memudahkan dan memetakan kurva epidemologi.

Selain itu, lanjut Emil, beberapa demografi Jawa Timur yang masih menganut kultur desa dengan mengandalkan sistem gotong royong dan ketokohan desa, menjadi salah satu tulang punggung pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) di lingkungan desa. Yakni dengan mengaktifkan posko desa.

"Program ini dapat melakukan pengawalan mulai tingkat RT, yang akan diklasifikasi menurut zona berdasarkan kasus aktif. Dari situ peran unit desa semuanya, kemudian support jaminan anggaran, realokasi dana desa akan dilanjutkan mengaktifkan PPKM Mikro di Jatim," jelas Emil.

Pemprov Jatim pun akan menggenjot vaksinasi khususnya untuk lansia. Dimana hingga saat ini prosentase ketercapaian vaksinasi bagi lansia dikisaran 30% dari total jumlah target.

"Kita mengajak seluruh masyarakat di Jatim, untuk bergegas mengikuti vaksinasi," terangnya. (KS-11)
Komentar