Aksi Tanggap Politisi PDIP Bantu Keluarga Prasejahtera Solehuddin Yang Viral di Probolinggo.

Tim utusan Anggota DPR RI Mufti Anam yang bergerak cepat saat menemui keluarga Solehuddin dan Nenek Zainab, warga Dusun Krajan, Desa Randu Merak, Kabupaten Probolinggo yang sempat viral karena tinggal di rumah tidak layak huni bersama enam anggota keluarga, di mana salah seorang anak mengalami gizi buruk. Tim Politisi Mufti Anam ini langsung merespons dengan mengirimkan untuk mendampingi dan memberi bantuan.
KANALSATU- Anggota DPR RI Mufti Anam bergerak cepat merespons kabar tentang kisah Solehuddin dan Nenek Zainab, warga Dusun Krajan, Desa Randumerak, yang disebutkan tinggal di rumah tidak layak huni bersama enam anggota keluarga, di mana salah seorang anak mengalami gizi buruk.

Mufti Anam langsung merespons dengan mengirimkan tim untuk mendampingi dan memberi bantuan. Selain turut bergotong royong untuk perbaikan rumah, Mufti juga memberikan bantuan modal usaha.

“Memang kemarin begitu dikabari teman-teman, saya langsung minta tim kami untuk mendatangi. Termasuk hari ini kami menyerahkan bantuan modal usaha agar Mas Solehuddin dan Nenek Zainab bisa kembali bangkit, menata hidup, dan Insya Allah kita doakan bersama beliau bisa terus mendapat rezeki yang berkah,” ujar Mufti Anam saat dihubungi media, Rabu (9/6/2021).

Mufti mengatakan, bantuan modal usaha diberikan agar warga bisa terus berdaya.
Adapun bantuan modal usaha yang diberikan berupa berbagai peralatan untuk memulai usaha warung. Mulai dari etalase, kompor, tabung gas, peralatan memasak, hingga modal awal berupa barang-barang yang bisa diolah untuk berjualan makanan, seperti tepung, minyak goreng, mi instan, gula, hingga berbagai jenis minuman.

“Saya yakin beliau bisa kembali berdaya, merintis usaha dengan baik dan bisa mandiri serta sejahtera,” tuturnya.

Pihaknya juga mengajak warga untuk bergotong royong, jika warung Ashabul Kahfi sudah buka, kita beli dagangannya, kita larisi, hitung-hitung membantu tetangga.

“Kita doakan juga Mas Ashabul Kahfi bisa terus membaik, tumbuh menjadi anak yang sehat dan kelak bisa menjadi manusia yang menabur banyak manfaat kepada sesama,” tutur Mufti.

Seperti sebelumnya diberitakan, warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Rumah itu dihuni enam orang, mulai dari Solehuddin dan istri serta anaknya, lalu Nenek Zainab (mertua Solehudin) dan dua saudara lainnya. Anak Solehuddin bernama Muhammad Ashabul Kahfi yang mengalami gizi buruk.



Komentar