Keseruan Ajang Ketangkasan Jurnalis Surabaya

KANALSATU - Mengisi waktu longgar di tengah kesibukan melakukan peliputan terutama di masa pandemi seperti sekarang ini, , para jurnalis di Surabaya mengikuti Kompetisi PES 2021 Playstation 4 (PS4) di Transnet Reborn, Minggu (30/5/2021) siang.

Ketua Panitia, Wasi Sumantri mengatakan, kompetisi ini digelar untuk mempererat silaturahmi antar jurnalis di Kota Pahlawan. Juga untuk mengisi waktu longgar di tengah kesibukan, termasuk mengasah kemampuan bertanding sepak bola dalam PES 2021.

Antusias para jurnalis di Surabaya cukup banyak, pendaftaran yang dibuka sejak Senin (24/5/2021) lalu menyediakan hanya 32 slot peserta khusus jurnalis. Semua slot terisi hingga kompetisi digelar. Bahkan ada beberapa yang tidak dapat bertanding karena slot yang tersedia sudah memenuhi.

"Daripada main game sendiri di smartphone atau sekedar ngegame biasa, lebih baik kita adakan kompetisi. Selain bisa saling adu skil, pemenang juga bisa mendapatkan hadiah total Rp 2 juta," ungkap jurnalis senior di Surabaya itu.

Dia menjelaskan, setiap peserta diwajibkan mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat, mulai dari mencuci tangan dengan sabun yang tersedia, menjaga jarak saat bertanding hingga memakai masker. Kompetisi belangsung seru dan penuh tawa.

"Peserta dari jurnalis online, cetak, radio hingga televisi. Ya, biar nggak mikir berita terus, sesekali rileks lah. Kita olahraga jari sambil bersendau gurau," tambah dia.

Sementara itu, Ketua DKC Garda Bangsa Surabaya, Mahfudz mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh kalangan jurnalis di Kota Pahlawan itu. Menurutnya, kegiatan positif itu diperlukan untuk mempererat tali silaturahmi antar teman media. "Harus terus dilakukan kegiatan kolektif yang melibatkan para jurnalis dari berbagai media untuk menyambung tali silaturahmi," ujarnya.

Kata dia, peran media dalam sistem demokrasi modern sangat diperlukan. Media, lazimnya memiliki tanggungjawab besar dalam mengawal proses demokrasi yang bertujuan untuk menyejahterakan rakyat.

"Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif tentu memiliki kesalahan yang perlu dikoreksi. Nah, itu menjadi tugas teman-teman media yang khususnya bertugas di Surabaya," beber dia.

Mahfudz berpesan, kegitan seperti ini harus tetap dijaga dan sebisa mungkin diagendakan rutin tiga bulan sekali. Karena melalui kegiatan positif seperti kompetisi kali ini, para jurnalis bisa semakin solid dalam menjalankan tugasnya.

"Intinya, media harus bisa menjadi mitra kritis pemerintah," jelas Politikus PKB yang juga Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya itu.

Dalam kompetisi PES 2021 tersebut, keluar sebagai pemenang pertama, Deni dari detik.com  disusul juara dua, Ginan dari kompas.com , juara tiga Dida dari Harian Duta, dan Phaksi dari radarjatim.id, mereka menyisihkan 32 peserta yang bertanding. (ks13)

Komentar