LaNyalla: Harga Bahan Pokok di Surabaya Tak Stabil, Ganggu Roda Perekonomian

KANALSATU - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyatakan cemas terhadap ancaman terganggunya perekonomian di Surabaya, menyusul fluktuatifnya harga bahan pokok setempat.

Bahkan dia mengakui telah memberikan perhatian terhadap harga sejumlah bahan pokok di Surabaya, atau bahkan ke level Provinsi Jawa Timur.

Menurut LaNyalla, kondisi seperti ini harus disikapi serius. Karena itu dia berharap pemerintah daerah segera menyikapi hal tersebut. 

"Sebab, harga yang tidak stabil bisa mengganggu roda perekonomian. Harga sejumlah bahan pokok di Surabaya saat ini terpantau tidak stabil atau fluktuatif. Kondisi ini harus segera disikapi. Sebab, harga yang tidak stabil pasti dapat berpengaruh pada aktivitas ekonomi secara keseluruhan, seperti terganggunya sektor kuliner dan industri rumahan," tutur LaNyalla di Jawa Timur, Selasa (24/5/2022).

Senator asal Jawa Timur itu lebih jauh mengatakan, pemerintah tidak dapat membiarkan kondisi ini terjadi terus menerus.

"Apalagi, fluktuasi harga terjadi sejak berbulan-bulan. Kondisi ini bisa mengganggu upaya pemulihan ekonomi. Target pemulihan pun tidak dapat dicapai secara maksimal," katanya.

Menurut dia, setelah pemerintah menggelontorkan anggaran untuk jejaring sosial, ekonomi diharapkan dapat bergerak secara stabil.

"Tapi, jika kondisi terus begini, upaya pemulihan bisa sia-sia," kata Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu, menegaskan hal ini perlu segera ditangani secara serius.

"Harga yang tidak stabil secara jangka panjang, dapat berdampak pada pergerakan ekonomi rakyat. Ini tentu akan berdampak secara meluas pada sektor-sektor lainnya," katanya.

LaNyala mengakui belum bisa memberikan data rinci tentang fluktuasi harga bahan pokok itu. Alasanya, pasti akan berdampak negatif terhadap pasar. Dia hanya berharap pemerintah harus antisipasi dini terhadap masalah ini. (ard)

Komentar