Bank Jatim Serahkan CSR Penunjang Layanan Kependudukan dan UMKM ke Pemkot Surabaya

Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo (dua dari kanan) saat menyerahkan CSR secara simbolis kepada Walikota Surabaya Eri Cahyadi (dua dari kiri) di Balai Kota Surabaya, Rabu (20/4/2022).


KANALSATU - Sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) kepada masyarakat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bankjatim) menyerahkan CSR Bank Jatim Peduli secara simbolis kepada Pemerintah Kota Surabaya.

Penyerahan CSR kali ini meliputi dua unit alat perekaman KTP-Elektronik Jemput Bola Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya, Pengadaan sarana dan prasarana penunjang layanan administrasi kependudukan secara mobile beserta kendaraan pendukungnya, serta 204 unit sarana dan prasarana penunjang produksi UMKM.

"Dengan adanya CSR berupa sarana dan prasarana pelayanan kependudukan secara mobile ini diharapkan mampu menbantu Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan percepatan dalam melayani masyarakat Kota Surabaya dan sekitarnya untuk melakukan perekaman KTP-Elektronik," kata Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo saat menyerahkan CSR secara simbolis kepada Walikota Surabaya Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Rabu (20/4/2022).

Tonny menambahkan, Pemerintah Kota Surabaya adalah salah satu pemilik Bank Jatim.

"Maka sudah sewajarnya kami memberikan sumbangsih untuk membantu mensejahterakan masyarakat Surabaya. Melalui bantuan ini kami berharap dapat meningkatkan taraf hidup UMKM dan masyarakat yang ada di Surabaya serta dapat mempercepat pengurusan KTP di wilayah Kota Surabaya,” ucap Tonny.

Sedangkan sarana prasarana yang diperuntukkan bagi UMKM dapat membantu meningkatkan produksi UMKM khususnya di Kota Surabaya. Dengan adanya peningkatan produksi UMKM ini diharapkan mampu menjadi stimulus dalam meningkatkan perekonomian di Jawa Timur.

“Masyarakat Surabaya akan kita latih dan diberikan fasilitas untuk tetap terus meningkatkan taraf hidupnya. Inilah komitmen kota Surabaya, Jadi tidak hanya masyarakat ini menerima bantuan sosial saja tetapi juga memanfaatkan bantuan yang ada,” ujar Eri Cahyadi.
(KS-5)
Komentar