HAPI Gelar Donor Darah dan Lomba Yel-yel

Salah seorang siswa SMK mengikuti donor darah yang diselenggarakan HAPI di Surabaya, Sabtu (22/1/2022).

 

KANALSATU - Himpunan Apikator Indonesia (HAPI) mengadakan mengadakan kegiatan sosial donor darah bagi masyarakat umum serta lomba yel-yel yang diikuti siswa SMK. Kegiatan donor darah diikuti lebih dari 150 orang. 

Ketua HAPI, M. Soleh mengatakan, HAPI tergerak untuk menyelenggarakan kegiatan sosial seperti donor darah guna turut membantu Palang Merah Indonesia yang sedang mengalami kekurangan pasokan darah. 

Seperti diketahui, kebutuhan darah terus meningkat terutama saat pandemi. Akibatnya, Palang Merah Indonesia (PMI) mengalami kekurangan stok darah karena berkurangnya pendonor di masa pandemi sehingga PMI hanya dapat memenuhi separuh permintaan dari rumah sakit. 

”Donor darah adalah hal yang sederhana untuk dilakukan tapi dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan orang yang membutuhkan,” ujar Soleh disela pelaksanaan Donor Darah dan Lomba Yel-yel di Gedung Kencana, Bubutan Surabaya, Sabtu (22/1/2022). 

Menurut PMI, setiap delapan detik ada satu orang yang membutuhkan transfusi darah di Indonesia. Sementara standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan, jumlah kebutuhan minimal darah di Indonesia sekitar 5,1 juta kantong darah per tahun atau setara dengan 2% jumlah penduduk Indonesia.

Sementara mengenai Lomba yel-yel HAPI, dikatakan Soleh merupakan bukti kreativitas dan kekompakan aplikator dan siswa SMK. ”Tujuan lomba yel-yel HAPI adalah untuk memberikan semangat, dan apresiasi kepada aplikator anggota HAPI yang sudah bersama-sama berkomitmen pada kualitas bangunan untuk keselamatan masyarakat Indonesia dalam bentuk pelatihan kerja dan uji kompetensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” jelasnya.

HAPI sendiri terus fokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja terampil di bidang konstruksi. ”Melalui pelatihan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan wawasan tentang keselmatan kerja, dan bertindak bijak dalam memilih produk, dan tukang pasang bajaringan yang bersertifikat kompetensi untuk mendapatkan kualitas bangunan sesuai Standar Nasional Indonesia,” tutur Soleh.  

Kepala Dinas Tenaga Kerja Surabaya, Zaini menyampaikan apresiasinya kepada HAPI yang telah mendedikasikan asosiasinya untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja terampil konstruksi di Surabaya, dengan memberikan pelatihan kerja gratis bagi masyarakat Kota Surabaya. Melalui pelatihan kerja yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan para pekerja dan masyarakat Kota Surabaya. (KS-5)

Komentar