Menpora : Sepak Bola di Jatim bisa Membangkitkan Prestasi International

Foto : Menpora Zainudin Amali, hadir dalam pembukaan KLB PSSI Jatim, di Surabaya

KANALSATU - Sepakbola Jawa Timur, menjadi perhatian khusus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. 

Ia menaruh harapan, Jatim menjadi provinsi bisa membangkitkan dan mengembangkan sepakbola Indonesia meraih pretasi internasional.

Zainudin Amali menyebut, Jatim memiliki potensi sangat besar dalam hal sepak bola dan olahraga. PSSI Jatim memiliki 38 asosiasi kabupaten (asosiasi kabupaten) asosiasi kota (askot) dan lebih dari 80 klub.

“Sepak bola Jatim salah satu yang terbesar Indonesia. Jatim menjadi harapan kebangkitan dan perkembangan sepak bola dan olahraga kedepan, ” sebut Zainudin Amali saat membuka Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI Jatim, di Surabaya, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Zainudin Amali, Jatim layak jadi pusat pengembangan sepakbola dan olahraga. Lantaran potensi Jatim di bidang olahraga sangat luar biasa. “Kita sama-sama mendrong supaya sepakbola hidup dan bangkit lagi,” tutur Zainudin Amali.

Menteri asal Partai Golkar ini menuturkan, turnamen Piala Menpora 2021 yang sedang berjalan menjadi ujian kebangkitan sepakbola sesuai syarat yang ditentukan kepolisian. Harapannya, kompetisi bisa berjalan lagi. Karena sepakbola Indonesia sudah terhenti satu tahun akibat pandemi Covid-19.

“Sepakbola harus jalan, begitu jalan ada semangat dan pergerakan olahraga. PSSI dan LIB (Liga Indonesia Baru) kehilangan 3 triliun karena sepakbola berhenti setahun. Mari kembalikan lagi sepakbola hidup sehingga kegiatan ekonomi bergairah kembali,” ucap Zainudin Amali.

Ketua PSSI, Moch Iriawan yang juga hadir di Kongres Luar Biasa PSSI Jatim menegaskan, dirinya bertekad membawa sepak bola Indonesia lebih maju di tingkat Internasional.

“Kami mohon dukungan dari Jatim untuk memanjukan sepakbola, ” ucap Moch Iriawan.

Karena sepakbola sedang menghadapi dampak pandemi Covid-19, butuh kerja sama untuk membangkitkan lagi. Piala Menpora 2021 yang sedang berjalan, kata Moch Iriawan, supaya bisa disukeskan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Mohon dukungan Jatim untuk menjagannya, biar sukses sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan kepolisian. Ini supaya kompetisi bisa jalan kembali, ” terang Moch Iriawan. komunikasi yang baik dengan anggota harus terus dijaga,” pungkas Iriawan. (ks-6)

Komentar