Tingkatkan Kompetensi Guru Vokasi, Kawan Lama Gelar Kompetisi Metrologi



KANALSATU – Trio Adi Wibowo, guru asal SMK PGRI Wlingi, Blitar memenangi Kompetisi Metrologi Kawan Lama 2021 Khusus Guru SMK Tingkat Nasional. Acara yang berlangsung dari tanggal 16 Februari – 9 Maret 2021 ini digelar secara daring melalui platform online meeting.

“Kompetisi ini merupakan kegiatan lanjutan dari yang sudah digelar sebelumnya, yaitu kompetisi dan seminar metrologi siswa SMK. Kali ini PT Kawan Lama Sejahtera berkomitmen meningkatkan kemajuan pendidikan dunia vokasi di Indonesia dengan memperkuat kualitas Bapak dan Ibu guru SMK,” ujar Direktur PT Kawan Lama Sejahtera, Albert Primusanto melalui siaran pers, Selasa (9/3/2021).

Kompetisi yang merupakan kerja sama Kawan Lama dengan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud ini bertujuan menguji dan meningkatkan kompetensi metrologi para guru SMK, khususnya peminatan teknik mesin dan otomotif.

Acara yang didukung oleh brand alat ukur asal Jepang, Mitutoyo ini diikuti oleh 34 guru dari 29 sekolah di seluruh Indonesia yang dibagi menjadi enam zona, yaitu Zona I terdiri dari DKI Jakarta dan Banten, Zona II meliputi Jawa Barat, Zona III meliputi Jawa Tengah dan DIY serta Zona IV Jawa Timur, Bali, NTT & NTB. Kemudian zona V untuk wilayah Sumatera serta Zona VI Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Kompetisi Metrologi Kawan Lama 2021 Khusus Guru SMK Tingkat Nasional ini dibagi menjadi dua kategori tes, yaitu tes teori dan tes praktik. Penjurian dilakukan juga secara daring di Auditorium lantai 9, Gedung Kawan Lama.

Peserta dinilai berdasarkan ketepatan nilai hasil ukur, metode pengukuran, pemilihan alat ukur, keselamatan kerja, dan presentasi proses pengukuran. Sebanyak 34 guru berkompetisi untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp45 juta beserta set alat ukur Mitutoyo.

Selain itu, untuk semakin menguatkan kompetensi, para guru juga akan mendapatkan pembekalan berupa seminar metrologi atau pengukuran. “Saya sangat senang dan antusias, dengan adanya lomba ini saya bisa menggali ilmu tentang dunia metrologi. Semoga ilmunya nanti dapat disampaikan ke para peserta didik,” ungkap Trio Adi Wibowo, guru dari SMK PGRI Wlingi.

Selain Trio Adi Wibowo yang menjadi juara pertama, posisi kedua ditempati Teguh Arifin dari SMK Muhammadiyah Pakem. Sedangkan juara ketiga diduduki oleh Slamet, guru SMKN 1 Blitar.

Seperti diketahui, SMK merupakan salah satu lembaga pendidikan yang bertanggung jawab untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan keahlian, sehingga lulusannya dapat langsung terjun dalam dunia kerja. Dan salah satu pendukung penting hal tersebut adalah tersedianya kesiapan dan kompetensi guru yang mumpuni sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.

PT Kawan Lama Sejahtera dengan lebih dari 65 tahun pengalaman sebagai penyedia solusi Industri terdepan di Indonesia, berkomitmen tinggi mendukung dunia pendidikan khususnya pengembangan kompetensi Guru SMK pada bidang metrologi atau pengukuran dimensi melalui Kompetisi Metrologi Kawan Lama 2021 Khusus Guru SMK Tingkat Nasional.

Sesuai dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 menyebutkan bahwa tujuan SMK adalah meningkatkan kemampuan peserta didik untuk dapat mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, serta menyiapkan peserta didik untuk memasuki dunia kerja dan mengembangkan sikap profesional. Oleh sebab itu, kompetensi guru vokasi sangat dibutuhkan, sehingga dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam mengoperasikan alat dan teknologi terbaru yang digunakan di dunia industri, khususnya manufaktur dan otomotif.

Kompetisi Metrologi Kawan Lama 2021 Khusus Guru SMK Tingkat Nasional ini menjadi salah satu bentuk link and match Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) dengan pendidikan, untuk memperkuat peran guru dalam melaksanakan pendidikan vokasi, sehingga guru mampu meningkatkan mutu pendidikan siswa vokasi di Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan Negara.

“Setelah event ini kita bisa bersama-sama memberikan apa yang kita peroleh kepada siswa atau anak didik kita, supaya bisa meningkatkan kualitas mereka,” pungkas ujar Albert. (KS-5)
Komentar