Vaksinasi Tahap Kedua di Jatim Ditargetkan Digelar Pekan Keempat Februari

Diprioritaskan Pada Pemberi Pelayanan Publik



KANALSATU - Pemprov Jawa Timur tengah menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua yang diprioritaskan bagi pemberi pelayanan publik. Ada 104 item yang saat ini masuk ke dalam daftar identifikasi pemberi pelayanan publik.

Ke 104 item tersebut diharapkan bisa menerima vaksin pada tahap kedua yang rencananya akan dimulai pada pekan ke empat bulan Februari 2021.

"Sasaran tahap dua adalah pemberi pelayanan publik yang beresiko tinggi, seperti TNI, Polri, para guru yang sedang memberi pengajaran di vocational training dimana harus bertatap muka, pedagang di pasar dan plaza serta jurnalis dan sebagainya," jelas Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (19/2/2021).

Gubernur Khofifah menambahkan, berdasarkan update data dari Kementerian Kesehatan RI per Jumat (12/2), ditargetkan sekitar 4,5 juta orang yang akan menerima vaksin covid-19 tahap kedua.

Untuk itu, Khofifah juga meminta kerjasama dan kesabaran dari seluruh pihak utamanya yang berada di Kab/Kota. Hal ini dikarenakan prioritas pemerintah pusat masih berada di kawasan Ibukota.

Sehingga penyampaian vaksin pun harus mengikuti SOP (Standard Operational Procedure) dan regulasi yang telah ditetapkan.

"Kita semua menunggu datangnya vaksin dari pemerintah pusat. Saya minta tolong kesabaran dari semuanya. Jadi disini perlu dibangun kesepahaman antara Kabupaten/Kota," kata Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga berbagi pengalaman setelah menerima vaksin Covid-19. Dirinya menyatakan bahwa vaksin ini aman dan berharap agar para anggota dan pelayan masyarakat lainnya bisa segera menerima vaksin Covid-19.

"Vaksinasi ini aman. Pada tahap satu saya tidak merasa dan mudah-mudahan yang kedua ini juga sama. Sebagain besar Nakes di Polda telah mengikuti tes dan tidak ada laporan adanya efek samping," tuturnya saat menerima vaksinasi tahap kedua. Bertindak sebagai vaksinator Kapolda Jatim adalah Direktur RSUD Dr. Soetomo Dr. Joni Wahyuhadi.

Kapolda Jatim menyebutkan ada sekitar 42.000 orang personil di Polda Jatim yang diharapkan bisa masuk dalam vaksinasi tahap dua pada akhir Februari mendatang.

Dengan diterimanya vaksin dosis kedua oleh Kapolda Jatim, maka tercatat seluruh jajaran Forkopimda Jatim telah melaksanakan vaksinasi.
(KS-10)
Komentar