Bayi Hyena Lucu Lahir di Bali Safari Marin Park.

Mooi, seekor bayi Hyena dilahirkan di kebun binatang Bali Safari Marin Park pada Kamis, (8/10/2020) lalu. Bayi Hyena ini merupakan hasil indukan dari perkawinan dengan pejantan bernama Rifa. Saat lahir, bayi hyena yang diberi nama Mooi ini memiliki bobot awal 860 gram.


KANALSATU - Kebun binatang Bali Safari Marin Park kini memiliki koleksi satwa baru. Baru-baru ini, seekor bayi Hyena dilahirkan di kebun binatang terbesar di Bali ini pada Kamis, (8/10/2020) lalu. Bayi Hyena ini merupakan hasil indukan dari perkawinan dengan pejantan bernama Rifa. Saat lahir, bayi hyena yang diberi nama Mooi ini memiliki bobot awal 860 gram.

Menurut drh. Yohana Kusumaningtyas, dokter hewan senior Bali Safari, Mooi kini dirawat secara intensif oleh tim dokter. Sebab, setelah 6 hari sejak kelahiran, susu dari sang induk, Manama, tidak mencukupi kebutuhan Mooi. Oleh karena itu, sebagai penggantinya baby Mooi mendapat asupan susu formula setiap 4 jam sekali.

"Takaran susu formula lantas disesuaikan dengan pertumbuhan dan hasil timbangan berat tubuh Moii setiap hari. Setelah 2 minggu sejak lahir, kedua mata baby Mooi sudah terbuka. Seminggu kemudian, giginya mulai tumbuh dan ia sudah belajar berjalan. Barulah setelah usianya menginjak 1 bulan, baby Mooi dikenalkan dengan makanan pendamping susu," ujarnya dalam keterangan persnya kepada Kanalsatu.com Jumat, (13/11/2020).

Kelahiran Mooi tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bali Safari Park. Asisten Kurator Bali Safari Park, Nyoman Suartawan, kelahiran Mooi merupakan hasil kerja keras dari seluruh pihak di Bali Safari Park, termasuk para Keeper (perawat satwa) yang secara konsisten menerapkan prinsip pengelolaan satwa dengan baik. Ke depannya, Nyoman Suartawan berharap akan ada lagi kelahiran satwa-satwa di Bali Safari park, baik satwa endemik Indonesia maupun mancanegara.

"Sebelumnya ada empat ekor striped hyena berada di Bali Safari Park. Keempat hyena yang terdiri dari 2 ekor betina bernama Manama dan Adiiya, serta 2 ekor jantan bernama Hamad dan Riffa ini, menjadi idola baru bagi pengunjung Bali Safari Park. Nah, kebahagiaan ini akan bertambah dengan kehadiran Mooi disini," kata Nyoman Suartawan.

Sementara itu, Thomas Colbert, General Manager Bali Safari Park. mengungkapkan, kegembiraan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Sebab, Bali Safari sebagai lembaga konservasi telah berhasil mengembangbiakkan satwa unik ini untuk pertama kalinya di Bali atau mungkin bahkan di Indonesia. Terlebih lagi, di saat kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak pengunjung untuk sama-sama melihat bayi Hyena ini. Tenang saja, tim Bali Safari menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat serta seluruh area kami desinfektan selalu demi keamanan dan kenyaman pengunjung.

"Keberhasilan pengembangbiakkan hyena juga tentu saja dapat terwujud berkat dukungan dari segala lapisan masyarakat yang tak pernah lelah mendukung kegiatan konservasi satwa di Bali Safari Park. Dukungan yang tak hanya berupa donasi #kitacintasatwa, tapi juga dengan kunjungan #timetosafari ke Bali Safari Park. Harapannya, semoga Mooi tetap sehat dan terus tumbuh dengan baik, agar bisa segera bertemu dengan para pengunjung Bali Safari Park," tandasnya.

Bali Safari Park, bagian dari Taman Safari Indonesia Group, menjadi lembaga konservasi pertama di Bali yang memiliki satwa unik dari Afrika tersebut.

Tentang Bali Safari Park

Bali Safari Park merupakan unit dari Taman Safari Indonesia (TSI) Group yang berdiri sejak tahun 2007. Berlokasi di Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Bali Safari Park dihuni oleh lebih dari 100 spesies satwa nan eksotik dan menawan. Bali Safari Park bukan sekadar tempat rekreasi keluarga, tapi juga lembaga konservasi yang fokus menyelamatkan satwa-satwa langka.

Hanya di Bali Safari Park, konservasi satwa menyatu padu dengan budaya khas Bali yang cukup kental. Pengunjung akan dimanjakan dengan aneka ornamen khas Bali ditambah dengan ragam satwa dari berbagai belahan dunia. Tak heran, Bali Safari Park menjadi tempat rekreasi, edukasi, dan konservasi terfavorit bagi turis asing serta lokal di Pulau Dewata. Ditambah dengan hadirnya Mara River Safari Lodge, pengunjung akan diajak menginap di resort berkelas dunia dengan panorama alam yang mengagumkan.

Komentar