Terus Galakkan 3M Sembari Pulihkan Ekonomi




KANALSATU - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali gowes sembari menyampaikan pesan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 kepada masyarakat berseiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat. Hari ini, Minggu (18/10/2020), giliran daerah pesisir selatan di Jatim, Kabupaten Pacitan, yang menjadi lokasi pembagian masker.

Gubernur Khofifah membagikan masker di sejumlah titik. Seperti Pasar Minulyo, serta singgah di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) untuk meninjau stand Kampung UMKM Goes Digital.

Lebih lanjut, gubernur yang juga mantan Menteri Sosial RI ini mengungkapkan bahwa gowes kali ini adalah dalam rangka Gowes Pemulihan Ekonomi.

"Jadi seperti di kegiatan sebelumnya, sebagian besar yang ikut adalah para pelaku perbankan baik HIMBARA maupun Bank Jatim. Ada Kanwil BI, Kanreg OJK, Dirut Bank Jatim, Dirut Bank UMKM, hingga Kanwil BPN. Dan memang di tengah pandemi Covid-19 ini sinergitas dan kolaborasi ini adalah sebuah kebutuhan," ungkap Khofifah.

Dalam rangka pemulihan ekonomi, berbagai stimulus telah diberikan baik oleh pemerintah pusat maupun Pemprov, berupa BLT, BNPT, Bantuan Subsidi Upah, hingga Banpres-PUM yang diberikan pada usaha mikro.

Bukan itu saja, stimulus perbankan seperti kemudahan pengajuan kredit dan relaksasi kredit. Dimana, bantuan ini sama-sama bertujuan untuk membantu dan mengurangi beban dampak Covid-19 bagi masyarakat yang terdampak.

"Kami berharap semua ini bisa menjadi komplementer dari seluruh layanan sosial ekonomi kita. Yang tentunya harapannya adalah bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir," tandas orang nomor satu di Pemprov Jatim ini.

Ke depan, diharapkan tidak hanya Bank Jatim, Bank UMKM Jatim saja yang terus bersinergi, melainkan juga Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), antara lain Bank Mandiri, Bank BNI, maupun bank lainnya. Hal ini penting, karena peran perbankan sangat diperlukan dalam rangka pemulihan ekonomi di Jatim, utamanya dalam hal pemulihan ekonomi rakyat.

Terkait pengendalian covid-19, secara khusus Gubernur Khofifah memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkab dan Forkopimda Pacitan serta seluruh tenaga medisnya karena jumlah kasus penyebaran dan kematian Covid-19 di Pacitan termasuk yang terendah di Jatim. Secara khusus, pihaknya juga berterimakasih atas komitmen masyarakat sebagai garda terdepan dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dimana, berdasarkan data per tanggal 17 Oktober total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Pacitan sebanyak 178 orang. Dengan kasus aktif 40 orang, sembuh 134 orang, dan meninggal 4 orang, sehingga mortality rate nya hanya 2,25 persen.

"Terimakasih pada jajaran Pemkab Pacitan, tenaga medis dan paramedis, TNI/POLRI atas segala upayanya dalam menangani Covid-19. Serta masyarakatnya yang telah terus disiplin menerapkan protokol kesehatan," urainya.

Pada gowes kali ini, Gubernur Khofifah dengan mengenakan  kaos hitam bertuliskan "Pakai Masker” warna biru bersama rombongan menempuh jarak 7,4 km. Dengan, mengambil start dari Pendopo Kab. Pacitan, kemudian singgah di Pasar Minulyo, kemudian meninjau pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani Yudhoyono, serta singgah di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) untuk meninjau stand Kampung UMKM Goes Digital.

Di setiap titik Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga tidak lupa membagikan masker, sekaligus membagikan sembako bagi masyarakat termasuk tukang becak.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan masker untuk pendamping desa.

Kemudian, diberikan pula sebanyak 5.374 sertifikat program strategis nasional, instansi pemerintah dan lembaga keagamaan yang dibagikan secara simbolis kepada 10 penerima.

Tidak hanya itu, selagi gowes di Pacitan, Gubernur Khofifah juga menyempatkan diri bersama rombongan untuk meninjau lokasi Museum & Galeri SBY-Ani Yudhoyono. Museum dan galeri ini sudah mencapai progres pembangunan 33 persen.

“Menurut kordinator pembangunan, museum ini ditarget akan rampung Maret 2021. Kita tentu berterima kasih pada Bapak SBY sebagai Presiden RI ke VI memilih Pacitan untuk mendirikan museum dan galeri SBY-Ani. Saya optimistis bahwa ini akan menjadi destinasi yang memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan, yang dampaknya akan mengungkit ekonomi Pacitan,” papar Gubernur Khofifah. (KS-10)
Komentar