BI : Ekonomi Syariah di Jatim Berkembang Signifikan Selama 10 Tahun Terakhir



KANALSATU - Ekonomi syariah di Indonesia terus mengalami perkembangan, terutama di Pulau Jawa.
Dengan jumlah pesantren mencapai 75,51% dari total nasional, Jawa menjadi poros pemberdayaan ekonomi pesantren nasional.

"Jawa berperan dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia, dimana ekonomi syariah terus berkembang dengan tren yang terus meningkat dalam 1 dekade," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah, Rabu (30/9/2020).

Selain itu, pangsa penyaluran kredit syariah terhadap total kredit semakin meningkat, dimana pada tahun 2019 mencapai 6,1%, sedangkan penyaluran kredit syariah Jawa mendominasi dengan pangsa pasar mencapai 60%.

Bank Indonesia sendiri sejak 7 tahun lalu juga telah menyelenggarakan Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF), sebuah event ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia. Pada tahun ini tema yang diambil yaitu “Akselerasi Peran Ekonomi Syariah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Regional”.

Sebagai salah satu rangkaian menuju ISEF, kegiatan Fesyar Regional Jawa 2020 akan berlangsung pada tanggal 5-10 Oktober 2020 dan dilakukan secara virtual. Fesyar 2020 menampilkan dan mempromosikan berbagai produk serta kegiatan terkait ekonomi syariah secara terstruktur di seluruh regional Jawa.

Penyelenggaraan Fesyar tahun ini juga mengedepankan engagement antara Bank Indonesia dengan pelaku usaha, UMKM serta masyarakat luas lainnya. Selain itu, pengembangan UMKM dan pendalaman ekonomi syariah tidak hanya berhenti pada momen Fesyar saja, namun Bank Indonesia berkomitmen untuk menindaklanjuti dan melakukan pendampingan sampai UMKM on boarding.

Deputy Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Harmanta menambahkan bahwa berbagai upaya dalam mendukung UMKM go Global dan UMKM go digital juga dilakukan dalam rangkaian kegiatan Fesyar. Pada tahun ini UMKM akan mendapatkan kelas business coaching secara khusus mulai dari branding, persiapan on boarding di marketplace, dukungan standarisasi produk makanan minuman yang layak edar, standarisasi halal, hingga cara bagaimana meraih pasar global. (KS-5)
Komentar