Setelah Jakarta, Sayurbox Perluas Pasar ke Surabaya dan Bali

Sayuran segar langsung dari petani yang bisa didapatkan konsumen melalui sayurbox.



KANALSATU -Kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi sayur-sayuran segar yang berkualitas terus meningkat. Menyadari hal tersebut, Sayurbox pada tahun ini melakukan ekspansi bisnis ke dua kota besar di Indonesia, yaitu Surabaya dan Bali.

Perluasan jangkauan bisnis ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keamanan bagi konsumen untuk memenuhi kebutuhan belanja harian masyarakat Surabaya dan Bali.

Sebelumnya, sejak 2016 Sayurbox fokus memenuhi kebutuhan konsumen di Jakarta.

Head of Communications Sayurbox Oshin Hernis mengatakan, Surabaya dan Bali memiliki potensi agrikultur yang besar.

"Kami memberikan akses bagi petani lokal untuk menjual hasil panen mereka kepada konsumen. Peluncuran Sayurbox di kedua kota ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelangsungan bisnis petani lokal. Terlebih lagi di masa pandemi ini, kami mengakomodasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok harian dengan aman melalui aplikasi Sayurbox," ujar Oshin melalui siaran pers, Selasa (1/9/2020).

Sayurbox merupakan ekosistem agrikultur berbasis teknologi yang memberikan kemudahan bagi petani dalam memasarkan hasil panen secara langsung kepada konsumen rumah tangga ataupun usaha.

Seluruh pilihan buah dan sayur yang dipasarkan, berasal dari petani lokal di sekitar Surabaya dan Bali. Kehadiran Sayurbox di kedua wilayah ini memberikan kemudahan bagi petani untuk memasarkan produk secara langsung kepada konsumen.

"Melalui ekosistem ini petani dapat mengetahui secara langsung kebutuhan konsumen. Selain itu juga dapat menekan disparitas harga antara produsen dan konsumen sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan industri agrikultur," tuturnya.

Pelayanan Sayurbox sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Bali sejak bulan Juli 2020 dan pada bulan Agustus 2020 diluncurkan di Surabaya. Sayurbox menyambut peluncuran ini dengan membagikan masker dan buah raspberry sebagai kepada 100 pemesan pertama. (KS-5)
Komentar