Perempuan Enterpreneur Surabaya Deklarasikan Dukungan untuk Machfud Arifin

(Kiri-kanan) Lita Machfud, Machfud Arifin, dan Ketua Permata Surabaya, Etty Ariaty Soraya saat deklarasi dukungan kepada Machfud Arifin sebagai Walikota Surabaya.



KANALSATU - Empat bulan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020 dukungan kepada nama-nama yang mencalonkan diri sebagai Walikota Surabaya mulai bermunculan. Kali ini, sekitar 100 perempuan yang tergabung dalam Perempuan Entrepreneur Surabaya Machfud Arifin (Permata) mendeklarasikan diri mendukung Machfud Arifin (MA) pada Pilwali Surabaya 2020, Senin (3/8/2020).

"Kami memberikan dukungan penuh MA sebagai Wali Kota Surabaya," teriak Ketua Permata Surabaya, Etty Ariaty Soraya diikuti seratus anggotanya. Mereka siap menggalang kekuatan demi kemenangan alumnus Akpol tersebut.

Permata terdiri dari perempuan kreatif yang menopang ekonomi keluarga. "Kami harus tetap berdaya, apalagi di tengah pandemi. Lakukan dan ciptakan kreasi yang bernilai ekonomi. Kami para perempuan entrepreneur memimpikan pemerataan dan kemudahan aksebilitas usaha kami," tegas Etty.

Machfud Arifin mendukung perempuan entrepeneur itu terus berkontribusi untuk ekonomi keluarga. "Kita harus saling mendukung. Pemerintah butuh perempuan entrepreneur seperti Permata ini untuk memberdayakan ekonomi warga. Saya akan permudah perizinan dan menempatkan pelaku ekonomi ini pada porsinya. Jangan ada investasi uang yang beredar lari," kata Machfud.

Di hadapan pelaku entrepreneur perempuan Surabaya, pria yang akrab dengan sebutan MA ini juga berjanji akan membuat perubahan signifikan di bidang ekonomi kerakyatan. Salah satunya menjadikan pusat kota di Jalan Tunjungan dan Embong Malang mejadi sentra ekonomi kerakyatan.

Para entrepeneur, termasuk para perempuan itu, kata MA harus menjadi bagian dari pelaku ekonomi kreatif di pusat kota tersebut. Pasar Tunjungan yang saat ini mati akan dihidupkan kembali dengan konsep ekonomi kerakyatan modern.

Sementara itu dalam pertemuan tersebut, Lita Machfud juga mendukung penuh langkah para perempuan untuk terjun dalam usaha. Apalagi ini era digital yang membuka peluang siapa pun untuk berjualan.

"UMKM adalah ujung tombak ekonomi kerakyatan. Pelaku UMKM para perempuan tidak boleh ditinggal lari. Harus didampingi, dilatih, dibantu modal, hingga pemanasan. Harus ada event entrepeneur tahunan minimal berskala nasional di Surabaya," kata Lita. (KS-5)
Komentar