Penjualan Batik di Tanjung Bumi Mulai Normal




KANALSATU - Sejak akhir Mei, penjualan produk batik di Tanjung Bumi, Bangkalan sudah mulai beranjak normal. Hal ini merupakan kabar bahagia terlebih setelah omzet penjualan batik sangat menurun sejak awal pandemi di bulan Maret lalu.

"Alhamdulilah, hari ini saya mendapat kabar bahagia, karena rupanya sejak akhir Mei hingga Juli ini penjualan batik di Tanjung Bumi sudah bisa disebut normal," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi sentra penjualan batik tulis yang berada di Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura, Sabtu (25/7/2020) sore.

Menurutnya, keberadaan Tanjung Bumi memiliki sejarah panjang dan melegenda dari pembatik tulis di negeri ini. Untuk itu, kekayaan budaya dari para pembatik tradisional ini perlu untuk dilestarikan, dikembangkan dan dipromosikan.
Terlebih, salah satu andalan Produk Tekstil (TPT) di Jatim adalah batik.

Khofifah mengatakan, sebagai produk tekstil maka budaya membatik di Tanjung Bumi ini harus mendapatkan ruang untuk promo pasarnya. Karena makin besar pasarnya maka tentu kreatifitas dan inovasi dari para pembatik akan terus tersupport.

"Tadi juga ditunjukkan ada koleksi batik yang usianya sudah puluhan tahun. Hal ini sebenarnya untuk menunjukkan betapa detail dan lamanya proses untuk menghasilkan selembar batik ini," lanjutnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga berharap agar pemulihan ekonomi di Jatim bisa segera diwujudkan. Serta, akan bisa segera didetailkan pada unit usaha dan komoditasnya, dan tidak hanya sekedar sektornya. Misalnya, di sektor perdagangan unit usaha apa, komoditasnya apa saja yang akan didorong, begitupun juga untuk sektor lainnya.

Sementara itu, salah satu pemilik toko batik di Tanjung Bumi Hanif Muslim mengatakan, bahwa awal adanya Covid-19 batik yang bisa terjual dalam sebulan pernah hanya beberapa potong batik. Dan ini berlangsung hampir tiga bulan, padahal sebelum adanya Covid-19 dalam sehari bisa terjual 10 potong batik.

"Alhamdulilah sejak Idul Fitri kemarin sampai sekarang penjualan sudah mulai agak normal. Meski belum 100 persen, tapi saya sangat bersyukur," ungkap Hanif.

Hanif pun berharap, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir di Indonesia terutama di Jatim. Dengan demikian, maka geliat ekonomi sentra batik Tanjung Bumi akan bisa segera bangkit seperti sedia kala.

Dalam kunjungannya tersebut Gubernur Khofifah juga didampingi, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron beserta jajarannya, Kadis Perindag Prov. Jatim, Kadis Peternakan Prov. Jatim, Kepala Biro Kesos Setda Prov. Jatim, dan Kepala Biro Humas Protokol Setda Prov. Jatim. (KS-10)
Komentar