Masyarakat Tunda Mudik, Penjualan BBM Menurun




KANALSATU - Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Timur di awal Bulan Ramadan tercatat mengalami penurunan. Untuk produk jenis Gasoline (Premium dan Perta Series) sampai dengan Rabu (20/5/2020) turun sebesar 26 persen dibanding dengan konsumsi harian normal, dari 12.900 Kilo Liter (KL) per hari menjadi 9.600 KL.

"Penurunan konsumsi BBM pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini Sementara untuk jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) juga ikut turun sebesar 22 persen, dari 6.000 KL menjadi 4.700 KL per hari" papar General Manager (GM) Pertamina MOR V, Werry Prayogi, Kamis (21/5/2020) saat pemantauan layanan di SPBU jelang Hari Raya Idul Fitri.

Penurunan konsumsi BBM ini dikatakan Werry seiring dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur dan himbauan Pemerintah untuk tidak mudik dalam rangka silaturahmi Hari Raya Idul Fitri selama masa pandemi COVID-19.

Sementara untuk konsumsi Liquified Petroloeum Gas (LPG) sektor rumah tangga, selama Ramadhan dan Idul Fitri 2020 sampai dengan kemarin tercatat stabil sebesar 3.900 Metrik Ton (MT) per hari. Yang termasuk LPG sektor rumah tangga adalah LPG subsidi 3 kilogram (Kg), serta Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg.

Werry menghimbau agar konsumen membiasakan bertransaksi secara cashless dengan penggunaan aplikasi MyPertamina, untuk mengurangi potensi penyebaran virus melalui uang tunai. Werry menegaskan, Pertamina tetap fokus dan memastikan proses penyediaan energi tetap berjalan baik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, karena BBM dan LPG cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Timur selama Idul Fitri 2020.

Werry menambahkan, melalui aplikasi MyPertamina, saat ini Pertamina memberikan banyak promo menarik diantaranya promo cashback 50% bagi pengemudi Ojek Online untuk pembelian Pertalite, cashback 50% bagi Angkutan Kota untuk pembelian produk pertalite dan dexlite serta cashback 30% bagi masyarakat umum untuk pembelian Pertamax Series dan Pertamina Dex.

"Dengan adanya pengembangan platform pembayaran ini, beragam program loyalty dapat kita berikan dan implementasikan dengan baik," pungkasnya.

Pada kesempatan itu Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas'ud Khamid, melakukan inspeksi langsung ke beberapa SPBU di sepanjang ruas Tol Trans Jawa ini. Kunjungan ini sekaligus berbagi semangat dan dukungan kepada Tim Satgas Ramadhan, Idul Fitri dan COVID-19 (RAFICO), para operator SPBU serta Awak Mobil Tangki (AMT) yang bertugas di garda terdepan distribusi energi di Tanah Air.

Dalam kegiatan tersebut selain, Mas'ud, turut hadir Komisaris Pertamina Condro Kirono. Di wilayah Jawa Timur, pemantauan layanan Pertamina diawali dengan kunjungan ke SPBU No. 51.631.25 di Rest Area Kilometer (Km) 626 A, Madiun. Mas'ud menyapa para pekerja di SPBU dengan membawakan buah tangan dan menyemangati pekerja yang bertugas.

"Tetap semangat melayani masyarakat, walaupun jelang Hari Raya Idul Fitri, ada kerinduan untuk bersilaturahmi dengan keluarga, namun kita semua harus tetap memberikan layanan yang prima bagi masyarakat. Sekaligus membantu memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19 dengan tidak mudik," kata Mas'ud.

Usai menyapa pekerja, Mas'ud melanjutkan rangkaian inspeksi ke SPBU No. 51.611.41 di Rest Area Km 725 A, Gresik. Di lokasi ini, Mas'ud berkesempatan menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina kepada masyarakat. Bantuan senilai Rp 190 juta dalam bentuk santunan anak yatim dan sarana pendukung pendidikan diterima secara simbolis oleh Panti Asuhan Arrohim, mewakili panti dan yayasan binaan Badan Dakwah Islam Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus.

Dalam sela-sela inspeksi, Mas'ud menyampaikan pesan kepada seluruh Tim Satgas RAFICO, agar tetap senantiasa menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan dalam bekerja, dan tetap memberikan pelayanan kepada konsumen dengan sebaik-baiknya. (KS-5)
Komentar