Surabaya dan Malang Zona Merah Persebaran Covid-19 di Jatim


KANALSATU - Mendasari peta Zona Merah penyebaran virus Corona (Covid-19), terdata Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sudah hampir merata ke seluruh Kabupaten Kota se-Jawa Timur. Dari data tersebut, tercatat Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan wilayah Malang Raya masuk dalam Zona Merah persebaran Covid-19.

“Dari data ini sebanyak tujuh orang dari Surabaya positif Corona dan dua orang berasal dari Malang,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (20/3/2020).

Berdasar peta tersebut, lanjut Khofifah, dua wilayah tersebut telah terdapat kasus virus Corona positif. Sebagaimana peta pusat, dengan penerapan Zona Merah ini akan bisa kasus positif virus Corona meski hanya satu kasus.
“Untuk wilayah Surabaya dan Malang Raya yang sudah memiliki kasus positif Covid-19. Di dua wilayah itu terdapat peningkatan jumlah pasien dalam pengawasan, serta orang dalam pemantauan,” papar Gubernur Jatim saat mengurai peta Zona Merah sebaran Covid-19 di Gedung Negara Grahadi.

Jika membaca peta sebarannya, tercatat 36 orang kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan sebanyak 91 orang masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian, 9 orang positif Covid-19, satu di antaranya meninggal dunia.

“Lingkungannya yang masuk dalam zona merah. Artinya, di situ ada kasus yang sudah teridentifikasi,” jelasnya.

Mengacu informasi peta penyebaran ini, diharapkan bisa menjadi pertimbangan utama dalam menentukan tingkat risiko penyebaran Covid-19. Penentuan tingkat risiko masing-masing wilayah akan turut menjadi inti penekanan.

Berikut peta data persebaran virus Corona (Covid-19) :
1. Kota Surabaya : 7 positif, 8 PDP, dan 18 ODP
2. Malang Raya : 2 positif, 8 PDP, dan 24 ODP
3. Kabupaten Jember : 3 PDP dan 16 ODP
4. Kabupaten Sidoarjo : 3 PDP dan 10 ODP
5. Kabupaten Mojokerto : 5 ODP
6. Kabupaten Tulungagung : 4 PDP dan 1 ODP
7. Kabupaten Tuban : 2 ODP
8. Kabupaten Lamongan : 2 ODP
9. Kabupaten Trenggalek : 2 ODP
10. Kabupaten Blitar : 2 ODP
11. Kabupaten Pacitan : 2 PDP
12. Kabupaten Bondowoso : 2 ODP
13. Kabupaten Kediri : 2 ODP
14. Kabupaten Situbondo : 1 PDP dan 1 ODP
15. Kabupaten Banyuwangi : 1 ODP
16. Kabupaten Lumajang : 1 PDP
17. Kabupaten Ponorogo : 1 PDP
18. Kabupaten Gresik : 1 PDP
19. Kabupaten Jombang : 1 ODP
20. Kabupaten Bangkalan : 1 ODP
21. Kabupaten Bojonegoro : 1 ODP
22. Kabupaten Pasuruan : 1 ODP
23. Kabupaten Magetan : 1 ODP

Ini beberapa kabupaten yang belum teridentifikasi kasus, positif, ODP maupun PDP :
1. Kabupaten Nganjuk
2. Kabupaten Ngawi
3. Kabupaten Sumenep
4. Kabupaten Probolinggo.

(Ins)
Komentar