Prudential Tingkatkan Penetrasi Produk Asuransi Syariah di Jatim

Luncurkan PRUCinta

Head of Sharia Business Prudential Indonesia, Ari Purnomo (tengah) dan Head of Product Development Prudential Indonesia, Himawan Purnama (kanan) di Surabaya, Rabu (11/3/2020).


KANALSATU - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali meluncurkan produk asuransi syariah yaitu PRUCinta. Jawa Timur dianggap sebagai pasar potensial bagi pengembangan produk-produk berbasis syariah mengingat potensi jumlah penduduk dan demografinya yang sangat besar.

"Inilah yang menjadi alasan kita untuk memperkenalkan produk asuransi jiwa syariah PRUCinta ini kepada masyarakat di Jawa Timur,” kata Head of Sharia Business Prudential Indonesia, Ari Purnomo di Surabaya, Rabu (11/3/2020). Diharapkan, dengan produk baru ini Prudential bisa memperkuat pangsa pasarnya untuk produk berbasis syariah di Jawa Timur.

Lebih lanjut Ari menjelaskan, produk tersebut diluncurkan seiring tren permintaan atas produk keuangan berbasis syariah yang terus meningkat sekaligus juga untuk memperluas portofolio perlindungan berbasis syariah untuk masyarakat. "Solusi terbaru ini adalah bentuk warisan cinta nasabah terhadap orang-orang terkasih karena hanya cinta yang dapat hidup selamanya," tandasnya.

Menurut Ari, kehadiran produk berbasis syariah ini termasuk di Jatim tentunya diharapkan akan ikut meningkatkan indeks literasi asuransi syariah di tanah air yang saat ini hanya berkisar 2,51 persen dan inklusi asuransi syariah yang hanya 1,9 persen. Sedangkan dari jumlah pemegang polis syariah yang hanya 1,3 juta dari 17,8 juta peserta asuransi jiwa individu.

“Di tengah berbagai ketidakpastian dan masih rendahnya indeks literasi dan inklusi asuransi syariah, kami mengembangkan PRUCinta untuk melengkapi kebutuhan keluarga akan asuransi tradisional berbasis syariah dengan berbagai manfaat,” kata Ari.

PRUCinta, kata dia, memberi manfaat santunan meninggal dunia dari Dana Tabarru yang lebih optimal selama 20 tahun dengan pembayaran kontribusi selama 10 tahun. PRUCinta juga menawarkan manfaat jatuh tempo berupa nilai tunai dari Dana Nilai Tunai yang dimaksimalkan setara 100 persen kontribusi yang telah dibayarkan jika tidak ada klaim selama masa kepesertaan.

Sementara itu, Head of Product Development Prudential Indonesia, Himawan Purnama, menambahkan, setiap keluarga perlu menyiapkan dana darurat untuk kondisi mendesak dan tak terduga, seperti meninggalnya sumber penghasilan utama. "Dana ini harus dengan mudah dicairkan dan mencakup minimal total pendapatan rumah tangga selama satu tahun," pungkas dia. (KS-5)
Komentar