Gubernur Jatim Khofifah Apresiasi Layanan Bulaga Milik Pemkab Jombang

Gubernur Jatim Khofifah Apresiasi Layanan Bulaga Milik Pemkab Jombang

KANALSATU -  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi yang luar biasa atas pelaksanaan program Bupati Melayani Warga (Bulaga) yang digagas oleh Pemkab Jombang. Menurutnya, program ini bisa mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat mulai dari pembuatan KTP, SIM, BPJS, IMB, KK, Akta kelahiran  dan masih banyak lainnya. Serta, bentuk kolaborasi dan sinergitas yang sangat baik antar jajaran di lingkup Pemkab Jombang.

"Kegiatan Bulaga adalah bagian luar biasa sebagai bentuk layanan kepada warga. Ini bentuk kolaborasi , sinergitas dan  orkestrasi yang baik, dimana konduktornya adalah Bupati dan Wakil Bupati secara langsung," urai Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim saat menghadiri kegiatan Bulaga bersama seluruh masyarakat Kec. Perak dan Bandar Kedungmulyo di Pendopo Desa Sukorejo, Perak, Jombang, Rabu (19/2).

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah juga didampingi langsung oleh Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang Sumrambah beserta jajarannya, Forkopimda Kab. Jombang, serta beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim.

Khofifah berharap, ke depan jika program ini telah berjalan dengan baik dan lancar maka segera disiapkan mall pelayanan publik yang stasioner. Pola ini penting, untuk semakin mendekatkan dan mempercepat berbagai layanan kebutuhan masyarakat. Sehingga, baik pengurusan KTP, SIM, KK, Akta kelahiran , IMB, dan berbagai dokumen lainnya bisa dilakukan di satu atap dengan dukungan digitalisasi.

"Saat ini kita telah memasuki revolusi industri 4.0, dimana banyak layanan yang bisa dilakukan secara  digital. Karenanya lewat mall pelayanan publik yang berbasis digital, masyarakat akan bisa tahu dimana tempat untuk mendapat kecepatan dalam pemenuhan kebutuhannya," urai gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, ketika pelayanan sudah semakin dipercepat dan didekatkan kepada masyarakat maka diharapkan berbagai langkah juga disiapkan untuk menyelesaikan PR Kab. Jombang. Salah satunya yaitu, masih  tingginya angka kematian bayi dan balita. Untuk itu, lewat sinergitas yang sudah baik ini maka komunikasi dan koordinasi baik antar OPD, instansi vertikal, forkopimda ataupun masyarakat secara langsung bisa semakin diintensifkan.

“Lewat Bulaga ini kita bisa melihat betapa sinergitas, kolaborasi, dan kerjasama jajaran OPD di Kab. Jombang telah berjalan luar biasa. Saya sampaikan terimakasih, dan semoga ini tidak hanya bisa menjadi contoh yang baik bagi kab/kota di Jatim tapi juga kab/kota di Indonesia,” pungkas mantan Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan ini.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah bersama Bupati Jombang Mundjidah Wahab dan jajarannya juga menyempatkan diri melihat secara langsung berbagai proses pelayanan yang sedang berlangsung. Mulai dari pengurusan KTP, Akta Kelahiran, pengurusan BPJS, hingga menyaksikan prosesi akad nikah dimana pengantin langsung menetima KTP  yang sudah tertulis status menikah serta Kartu Keluarga yang difasilitasi oleh Pemkab Jombang.

Sementara itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab menyampaikan, bahwa program Bulaga merupakan program jemput bola untuk melayani warga di Kab. Jombang yang digelar setiap  dua  bulan sekali. Serta, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif, memberikan pelayanan publik dengan model pelayanan yang efektif dan efisien. Setidaknya, terdapat 35 layanan yang dihadirkan pada kegiatan tersebut.

“Lewat kegiatan Bulaga, kami akan berkantor di desa secara seharian penuh untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Maka, mulai pembuatan KTP, KK, Akta, IMB bisa langsung jadi pada hari ini. Bahkan, untuk yang akad nikah pada hari ini KTP nya bisa langsung diubah dari belum kawin menjadi kawin,” terang Mundjidah sapaan lekat Bupati Jombang.

Terkait penyiapan mall pelayanan publik yang disampaikan Gubernur Khofifah, pihaknya menyambut sangat baik dan telah diprogramkan pada tahun 2021. Selain itu, penyiapannya juga akan berseiring dengan rencana pengembangan smart city yang tengah disiapkan Kab. Jombang.

“Sesuai arahan dari ibu Gubernur terkait pelayanan terpadu, telah kami programkan nanti di tahun 2021,” tukasnya. (KS-17)

Komentar