Masuki Tahun 2020, Bank Jatim Makin Serius Garap Digital Banking


KANALSATU - Memasuki tahun 2020, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, semakin serius menggarap perbankan digital. Di awal tahun, Bank Jatim melaunching fasilitas pembiayaan terbaru yaitu Kredit Multiguna Elektronik (E-KMG).

Fasilitas ini merupakan pengembangan dari Kredit Multiguna yang sudah pernah ada sebelumnya. "Kali ini E-KMG menyajikan kemudahan dalam pengajuan atau permohonan kredit bagi para aparatur sipil Negara (ASN) yang masih aktif maupun yang akan pensiun," kata Pgs. Direktur Utama, Ferdian Timur Satyagraha, Rabu (22/1/2020).

Sebelumnya Bank Jatim telah melakukan pengembangan di bidang digital banking dengan melaunching jatimcode yang merupakan pengembangan fitur pembayaran Mobile Banking melalui Scanning QR Code. Diluncurkannya jatimcode ini merupakan langkah tepat sebagai tindak lanjut program Bank Indonesia yang mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran nontunai menggunakan system Quick Response Indonesian Standard (QRIS).

Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam bertransaksi bagi masyarakat, di tahun 2020 Bank Jatim berencana melaunching aplikasi uang elektronik yang diberi nama JatimPay. Produk ini merupakan elektronik server based milik Bank Jatim yang bertujuan mempermudah dan mempercepat dalam melakukan transaksi pembayaran tanpa perlu membawa uang tunai.

"Berbagai fitur seperti transfer dana, penarikan tunai, pembayaran melalui QR, hingga penanganan keluhan pengguna nantinya akan dimiliki JatimPay," ujarnya.

Dikatakan Ferdi, layanan digital banking diarahkan dan bertujuan untuk mengembangkan segmen bisnis dan memperluas inklusi keuangan.

Sementara itu, sampai dengan November 2019, aset Bank Jatim tercatat 75,67 Triliun atau tumbuh 17,55% (YoY), serta membukukan laba bersih sebesar 1,32 Triliun atau tumbuh sebesar
5,97 %.

Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 18,37 % (YoY) yaitu sebesar Rp. 62,72 triliun dengan CASA Ratio 69,89%. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat. Dari sisi pembiayaan, Bank Jatim mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp. 38,34 triliun atau tumbuh 15,51% (YoY).

Dengan kinerja dan inovasi selama 2019 Bank Jatim meraih berbagai penghargaan. Diawali dengan ajang penghargaan Satisfaction, Loyalty and Engagement (SLE) Award 2019 yang diselenggarakan Infobank, Bank Jatim berhasil meraih enam kategori sekaligus.

Penghargaan berlanjut di bulan April 2019, Bank Jatim berhasil memborong empat penghargaan dari ajang TOP BUMD Award 2019 yang diselenggarakan oleh Bussiness News. Keempat penghargaan tersebut antara lain, Top BUMD Of The Year, TOP BUMD Best All Criteria, TOP BPD 2019, serta TOP CEO BUMD.

Infobank kembali memberikan apresiasi kepada Bank Jatim, kali ini terkait dengan pelayanan digital banking selama ini. Dalam ajang Infobank Banking Service Excellence, Bank Jatim berhasil meraih penghargaan atas peningkatan performa layanan e-channel antara lain, sms banking, internet banking, dan mobile banking.

Sebagai salah satu emiten yang melantai di bursa, Bank Jatim berhasil masuk dalam jajaran Best of the Best Top 50 Listed Companies di Indonesia dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan Forbes Indonesia. Pencapaian tersebut menandakan Bank Jatim sebagai salah satu emiten yang banyak diminati oleh masyarakat.

Di bidang aksi keuangan berkelanjutan, Bank Jatim berhasil meraih peringkat Silver dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2019 yang diselenggarakan National Center For Sustainability Reporting (NCSR).

Di pengujung tahun, Bank Jatim menutup perolehan penghargaan prestisius yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam ajang BUMD Jatim Awards 2019. Dalam ajang yang pertama kalinya diadakan Pemprov Jatim tersebut, Bank Jatim berhasil meraih penghargaan Grand Inovasi.

Selain penghargaan-penghargaan yang telah diraih, di tahun 2019, Bank Jatim juga berhasil mencatatkan beberapa Rekor MURI dari Museum Rekor Dunia Indonesia. Rekor MURI pertama diraih Bank Jatim melalui program gerakan menabung saham dari penjualan sampah oleh mahasiswa terbanyak. Masih di bidang financial inclusion, Rekor MURI berikutnya didapat oleh bankjatim dalam ajang penempelan QR Code terbanyak di Kotak Amal.
(KS-5)
Komentar