Sebanyak 10 Tim Wakili Wilayah Timur ke Final Piala Presiden Esport 2020

Suasana Final Regional Indonesia Timur di Pakuwon Mall, Surabaya, Minggu (12/1/2020).

KANALSATU - Sebanyak 10 tim berhak mewakili regional Indonesia timur ke final Piala Presiden Esport 2020 yang akan berlangsung Februari mendatang. Nantinya mereka akan menghadapi pemenang kualifikasi Regional Indonesia Barat dan atlet esport dari negara-negara Asia Tenggara.

Ke-10 tim pemenang kualifikasi regional Indonesia timur yaitu
BIG Akar sebagai pemenang game Free Fire, satu pemenang game eFootball Pro Evolution Soccer, dan delapan pemenang game Mobile Premiere League.

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020 Giring Ganesha mengatakan, para pemenang di Kualifikasi Regional Indonesia Timur ini telah membuktikan bahwa mereka layak melaju ke Final Nasional dan mewakili Indonesia menghadapi para juara dari negara-negara ASEAN lainnya.

"Mari kita support mereka agar mampu mengemban tantangan menjadi juara dan mengharumkan nama bangsa di Piala Presiden Esports 2020," kata Giring usai seremoni selebrasi dan penutupan Final Regional Indonesia Timur di Pakuwon Mall, Surabaya, Minggu (12/1/2020).

Atlet dan tim esports yang bertanding pada Final Kualifikasi Regional Timur di Surabaya terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk game Free Fire, 64 pemain di game eFootball Pro Evolution Soccer (PES) dan 32 pemain di game Mobile Premiere League (MPL).

Usai Surabaya, tahapan akan berlanjut dengan Kualifikasi Regional Indonesia Barat yang akan digelar di Bandung pada 18-19 Januari mendatang. Pemenang dari dua regional ini akan menjadi wakil Indonesia di Final Nasional menghadapi atlet-atlet esports dari negara-negara ASEAN lainnya.

Tim BIG AKAR dari game Free Fire mengatakan, bahwa perjalanannya menuju tahap berikutnya lebih berat. Namun mereka akan mempersiapkan segala aspeknya.

"Terpilihnya kami sebagai pemenang Free Fire di Final Kualifikasi Regional Timur menjadi trigger untuk mempersiapkan diri lebih matang lagi pada Final Nasional. Karena tentu skill para atlet nasional maupun Asia Tenggara tak bisa dianggap remeh. Kami akan berjuang maksimal untuk meraih gelar juara Piala Presiden Esports 2020," kata Eka perwakilan dari tim BIG AKAR saat sukses melumpuhkan skuad favorit, yaitu AURA IGNITE dengan selisih poin tipis.

Piala Presiden Esports 2020 yang memasuki tahun kedua ini merupakan kolaborasi Indonesia Esports Premiere League (IESPL) sebagai mitra Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden, Aditya Syarief mengatakan, pemerintah sangat berkomitmen untuk pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya esports. Dikatakan olehnya, industri esports di dunia dewasa ini merupakan potensi ekonomi yang tertinggi dibanding industri film, musik, maupun olahraga.

Maka dari itu, dalam jangka waktu lima tahun ke depan, pemerintah terus meningkatkan fokus terhadap ekosistem esports Tanah Air. “Saat ini pemerintah sedang berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk pengembangan esport, agar memiliki regulasi yang jelas sehingga pengembangannya lebih terarah. Kami berharap Piala Presiden Esports menjadi wadah yang tepat dan mensejahterakan atlet esport baik dari kelas regional hingga internasional,” kata Aditya.

Final Kualifikasi Regional Timur Piala Presiden Esports 2020 telah melahirkan atlet esports terbaik dari Indonesia bagian timur. Dari 32 besar Mobile Premiere League (MPL) terpilih Best of 8. Lalu dari 64 pemain eFootball Pro Evolution Soccer (PES), terpilih satu pemenang, yakni I Made Aris Sandra Saputra dari tim P. E. R. C. Y asal Bali.

Sedangkan dari 12 tim Free Fire, satu skuad, yaitu BIG AKAR. Mereka berhasil melaju ke tahap Final Nasional 1 dan 2 Februari mendatang di Jakarta.

Pada tahap Final Nasional nanti, perwakilan atlet esports Indonesia akan bertanding melawan atlet esports Asia Tenggara, yaitu Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja. (KS-5)
Komentar