Makin Diminati, Peserta Piala Presiden Esport 2020 Meningkat

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha (kanan), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya Afghani Wardhana (dua dari kanan) bersama tiga atlet esport yang akan mengikuti kualifikasi di Surabaya, Jumat (10/1/2020).
KANALSATU - Esport atau olahraga elektronik semakin diminati. Seperti terlihat pada kejuaraan esports Piala Presiden Esports 2020.

Jumlah peserta yang mendaftar di tahun ini menjadi 177.098 pemain. Melonjak drastis dari gelaran tahun lalu yang hanya sebesar 15.000 pemain.

Jumlah tersebut terbagi atas 23.392 tim atau 123.172 pemain untuk game Free Fire, 2.440 untuk game eFootball PES, dan 51.486 orang untuk game Mobile Premier League.

Setelah kick off yang berlangsung pada 13 Oktober 2019 lalu, saat ini Piala Presiden Esport 2020 memasuki tahap kualifikasi wilayah timur yang diselenggarakan di Surabaya 11-12 Januari 2020. Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha, mengatakan Final Kualifikasi Regional di Surabaya akan menyaring tim dan atlet-atlet esports dari wilayah Indonesia Timur yang berhasil lolos dari tahap kualifikasi online.

Mereka yang akan bertanding terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk game Free Fire, 64 pemain di game eFootball Pro Evolution Soccer (PES), dan 32 pemain di game Mobile Premiere League (MPL). Nantinya para masing-masing pemenang dari tahapan ini akan melaju ke tahap akhir yaitu Final Nasional Piala Presiden Esports 2020 di Jakarta pada 1-2 Februari mendatang.

“Kami melihat gairah dan potensi esports di Indonesia semakin luar biasa, bahkan berkembang hingga ke berbagai daerah di Indonesia Timur. Oleh karena itu, dalam Final Kualifikasi di Surabaya ini, kami yakin akan muncul pemain dan tim esports dari Indonesia Timur yang mampu bersaing di tingkat nasional melawan tim-tim esports mancanegara,” tutur Giring Ganesha yang juga menjabat CEO Indonesia Esports Premiere League (IESPL) dalam jumpa pers di Pakuwon Mall, Surabaya, Jumat (10/1/2020).

Tahapan Kualifikasi Regional terbagi menjadi dua wilayah yaitu Regional Indonesia Timur dan Regional Indonesia Barat. Regional Indonesia Timur mencakup Kalimantan 2 (Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan), Sulawesi (seluruh provinsi di pulau Sulawesi), Jawa 3 (Jawa Timur, Bali, Lombok, dan Nusa Tenggara), Indonesia Timur (Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat). Sedangkan wilayah Regional Barat mencakup Sumatera, Kalimantan 1 (Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah), Jawa 1 (Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat), Jawa 2 (Jawa Tengah dan Yogyakarta).

Puncaknya, para pemenang dari Regional Indonesia Timur dan Indonesia Barat di masing-masing game yang dipertandingkan, akan bersaing dengan para tim esports mancanegara yang menjadi pemenang dari kualifikasi di masing-masing negara. Tim esport dari negara-negara Asia Tenggara yang ikut berkompetisi yaitu Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

Giring menekankan, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 merupakan inisiatif untuk memajukan dan mengembangkan esports agar membawa dampak positif bagi Indonesia di berbagai aspek. Tidak hanya mengharumkan nama bangsa lewat prestasi atletnya, namun kedepan dapat mendorong pertumbuhan dari sisi ekonomi kreatif dan pariwisata.

Oleh karena itu penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 membawa slogan #EsportsUntukNegeri.
“Ini juga yang menjadi visi kami meningkatkan level turnamen Piala Presiden Esports dari sebelumnya level nasional, menjadi regional Asia Tenggara dengan melibatkan negara-negara tetangga. Harapannya atlet esports kita semakin kompetitif sekaligus di saat yang bersamaan bisa memberi dampak secara ekonomi kreatif dan ikut mendorong bertumbuhnya sport tourism,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Surabaya Afghani Wardhana menyambut baik penyelenggaraan Kualifikasi Regional Indonesia Timur di Surabaya. Ia menyebut penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 dapat memacu lahirnya talenta-talenta esports nasional yang dapat mengharumkan nama bangsa di kejuaraan-kejuaraan dunia.

“Kami sangat mendukung agar kompetisi-kompetisi esports semakin banyak dan meluas. Dengan demikian akan terus bermunculan atlet-atlet esports berprestasi yang dapat menyumbangkan medali untuk Indonesia di berbagai kejuaraan,” terang Afghani. (KS-5)
Komentar