Jatim Pecahkan Rekor Muri Sajikan 11.021 Ekor Bandeng Presto

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam gelaran Jatim Fish and Marine Exhibition 2019.


KANALSATU - Provinsi Jawa Timur mencetak rekor MURI dengan Penyajian Bandeng Presto terbanyak yakni 11.021 Ekor Bandeng Presto di Lapangan Parkir Timur Surabaya Plaza Hotel, Jumat (15/11/2019). Rekor tersebut diberikan dalam gelaran Jatim Fish and Marine Exhibition 2019 dalam gelaran Jatim Fish and Marine Exhibition 2019 yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

Rekor inipun mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Kabupaten Pemalang dengan menyajikan bandeng presto sebanyak 9.936 ekor. 

Menurut Khofifah Indar Parawansa, acara ini bukan hanya untuk memecahkan rekor, namun kegiatan ini juga untuk menggalakkan semangat gemar makan ikan pada masyarakat dan anak-anak Jawa Timur. "Saya harap warga Jatim lebih gemar lagi memakan ikan," kata Khofifah.

Ditambahkannya, pada dasarnya potensi perikanan di Jawa Timur sangatlah luar biasa. Jatim sendiri telah berkontribusi besar terhadap produksi perikanan nasional.

Saat ini, kinerja sektor perikanan mencapai Rp 5,9 triliun, setara dengan 2,3 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim. 

Di tahun ini, Khofifah berharap Jatim tidak hanya berusaha meningkatkan konsumsi ikan namun mampu meningkatkan dan memaksimalkan  pasar yang ada. "Sektor perikanan kita bisa tingkatkan lebih baik, bahkan permintaan pasar luar negeri untuk ikan yang ada di Indonesia sangat besar. Salah satunya berasal dari Arab Saudi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Gunawan Saleh mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya acara tersebut adalah sebagai ajang promosi produk kelautan dan perikanan yang diikuti oleh pelaku usaha besar serta Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, juga untuk membuka akses pasar secara maksimal untuk mereka.

"Harapan kami, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan ekonomi kreatif berbasis kelautan dan perikanan serta meningkatkan konsumsi makan ikan masyarakat Jatim," ujar Gunawan. (KS-6)

Komentar