Emil : Jatim Spectra Night Carnival bakal dorong potensi daerah

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto

SITUBONDO : Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto merasa optimis akan potensi Jawa Timur bakal bisa terangkat dengan keberadaan event Jatim Spectra Night Carnival (JSNC) bila acara tersebut bisa secara rutin digelar setiap tahun.

“Contohnya malam ini, memang tuan rumahnya Kabupaten Situbondo, tapi ini malamnya kita semua. Karena disini ada 30 daerah, termasuk juga dari D.I Yogyakarta, serta 1.500 peserta yang ikut meramaikan event ini,” kata Emil-sapaan akrabnya, saat membuka JSNC Tahun 2019 di alun-alun Kab. Situbondo, Sabtu (19/10) malam sebagaimana dikutip dari rilis Biro Humas dan Protokol yang diterima Minggu (20/10).

Wagub Jatim menegaskan, optimisme itu cukup beralasan, sebab selain diramaikan oleh 30 daerah dengan 1.500 peserta, event JSNC juga mengundang para vlogger, pegiat media sosial, seperti Instagram, serta fotografer untuk berlomba mendokumentasikan dan mempromosikan event ini.   

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada seluruh daerah yang berpartisipasi. Karena tanpa mereka, tentu ini semua tidak bisa terwujud. Sebab, pawai dan atraksi budayanya yang ditunggu-tunggu oleh semua orang,” katanya.

Emil menambahkan, event JSNC yang sudah keenam kalinya ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, melestarikan budaya dan icon Jatim sebagai daerah yang benar-benar memiliki apresiasi budaya yang tinggi. Kedua, adalah bagi tuan rumah penyelenggara, tentu potensi-potensinya akan semakin dikenal luas.

“Maka, kami berharap event ini bisa membawa manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya dikenal lewat kegiatan malam ini saja, tapi akan berkelanjutan. Karena itu, dibutuhkan konsistensi kalender, artinya event ini harus terus diadakan secara kontinyu,” tegasnya.

Disisi lain, Wagub Emil menambahkan, Kab. Situbondo memiliki banyak potensi pariwisata yang bisa dikembangkan lebih optimal. Dirinya mencontohkan, satu fasilitas hotel di Situbondo yang dikembangkan oleh anak-anak SMK sebagai teaching factory.

“Jadi, SMK ini juga mengelola hotel sebagai bagian dari SMK nya, kemudian menawarkan paket menginap di hotel tersebut, sambil berwisata ke Kampung Blekok,” katanya.

Selain paket wisata, Wagub Emil juga memuji kualitas buah mangga khas Situbondo yang sangat baik. Menurutnya, buah mangga tersebut bisa dijadikan icon dan daya tarik wisata kuliner di Situbondo. Karena itu, guna menjaga kualitas buah mangga Situbondo, dirinya meminta Bupati Situbondo agar menjaga kelestarian unsur hara tanah di wilayahnya.

“Jangan sampai nanti produksi mangga Situbondo kualitasnya malah menurun karena terlalu diforsir tanahnya. Ini harus menjadi concern, sebab mangga Situbondo ini bukan hanya termasyhur di Jawa Timur, tapi juga di seluruh Indonesia,” kata Wagub Emil, yang malam itu hadir didampingi oleh istri, Arumi Emil Elestianto Dardak.

Secara khusus, Wagub Emil mendorong agar buah mangga Situbondo bisa diekspor hingga ke luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, bahkan Thailand. Jika hal itu terwujud, maka mangga Situbondo akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan luar negeri. (yrs)

Komentar