PTPN X Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Lahan HGU

(Kanan-Kiri) Aris Toharisman (Direktur Operasional PTPN X) - Dwi Satriyo Annurogo (Direktur Utama PTPN X) - Iskandar (Direktur Utama PT SEI) dalam acara penandatanganan Kerjasama Antara PTPN X dan PT SEI di Kantor Pusat PTPN X (16/10).
KANALSATU – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menunjukkan komitmennya untuk turut mengembangkan energi baru terbarukan. Hal ini dibuktikan dengan adanya rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, yaitu Kantor Pusat PTPN X Surabaya, Kebun HGU Sumberlumbu dan Kebun HGU Jengkol yang berada di wilayah Kediri.

Untuk mengembangkannya, PTPN X menggandeng PT. Sientratek Energi Indonesia (SEI) yang merupakan perusahaan pengembang dan penyedia jasa teknologi tenaga surya. Kerja sama dengan pola Built, Operate, Transfer (BOT) ini dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo dan Direktur Utama PT SEI Iskandar, Rabu (16/10/2019) di Kantor Pusat PTPN X.

Kerjasama BOT ini akan berlangsung selama 20 tahun. Dan apabila terdapat kelebihan dalam produksi listrik per-kWh, PTPN X berhak untuk menjual kelebihan kapasitas tersebut ke PT PLN (Persero) dengan harga yang telah disetujui bersama.

“Ini merupakan komitmen PTPN X dalam pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (renewable energy) di Indonesia. Selain guna menjaga lingkungan, pembangunan PLTS juga mampu memberikan benefit bagi perusahaan jika dalam pengelolaannya terdapat kelebihan kapasitas produksi listrik nantinya”, terang Dwi.

Sebagaimana diketahui banyak lahan PTPN X yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai PLTS.
“Harapan saya, agar kerjasama ini dapat segera terealisasikan karena ini akan menjadi pilot project untuk lokasi lainnya,” tambah Dwi.

Di bidang energi baru dan terbarukan, PTPN X sebagai anak perusahaan dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III merupakan perusahaan yang terintegrasi antara pabrik gula dan pabrik bioethanol, melalui anak usahanya PT Energi Agro Nusantara (Enero). Bioethanol merupakan energi atau bahan bakar yang didapatkan dari proses produksi tebu menjadi gula dan tetes, selanjutnya produk tetes tersebut di olah menjadi bioethanol oleh PT Enero. (KS-5)

Komentar