Kanwil DJP Jatim I Bebaskan Sandera Penunggak Pajak


KANALSATU - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I membebaskan penunggak pajak dengan tunggakan senilai Rp2,950 Miliar. Penunggak pajak asal Surabaya yang disandera dua minggu tersebut dibebaskan Kanwil DJP Jawa Timur I setelah pajak terutangnya dilunasi, Kamis (12/9/2019).

“Setelah melunasi utang pajaknya, penanggung pajak ini dinyatakan bebas dari penyanderaan,” kata Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I, Eka Sila Kusna Jaya di Surabaya, Jumat (13/9/2019).

Dijelaskan, tindakan penyanderaan tersebut merupakan upaya terakhir dari serangkaian tindakan penagihan aktif kepada para penunggak pajak. Penagihan pajak aktif, dimulai dengan tindakan menegur atau memperingatkan, melaksanakan penagihan seketika dan sekaligus, memberitahukan Surat Paksa.

“Lalu, mengusulkan pencegahan, melaksanakan penyitaan sampai dengan upaya terakhir, yaitu melaksanakan penyanderaan,” ujar Eka.

Untuk diketahui, penyanderaan merupakan pengekangan sementara waktu kepada Penanggung Pajak di tempat tertentu. Namun, begitu Wajib Pajak (WP) telah melunasi utang pajaknya, maka WP yang dimaksud telah dibebaskan. “Tindakan ini dimaksudkan agar dapat memberikan efek jera kepada para penunggak pajak lainnya,” ujar Eka Sila.

Namun demikian, upaya pendekatan secara persuasif dengan komunikasi aktif tetap menjadi prioritas DJP untuk menghindarkan WP dari pengenaan tindakan penyanderaan.

Seperti diberitakan, WP yang disandera tersebut berinisial FK. WP ini adalah Penanggung Pajak dari CV RKB yang terdaftar di KPP Pratama Surabaya Gubeng. FK tersebut merupakan warga kota Surabaya dan saat ini sudah dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Malang setelah menanggung utang pajak dengan total Rp2,950 miliar. (KS-5)

Komentar