A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: thumbnail

Filename: libraries/MY_SEO.php

Line Number: 49

Iwapi Desak Penurunan Suku Bunga Kredit Untuk UMKM | kanalsatu.com

Iwapi Desak Penurunan Suku Bunga Kredit Untuk UMKM


KANALSATU - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) mendesak pemerintah untuk mempermudah perizinan serta menurunkan suku bunga modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Hal ini perlu dilakukan agar pelaku UMKM di Indonesia mampu bersaing produknya dengan pihak asing .

"Kami berharap pemerintah terus melakukan advokasi lebih banyak lagi termasuk penurunan tingkat suku bunga KUR dan permudahan perizinan bagi usaha kecil,” tegas Ketua DPP Iwapi, Dyah Anita Prihapsari saat pembukaan Rakernas Iwapi ke-29 di Surabaya, Senin (9/9/2019).

Ia menyebut, hingga saat ini peran pengusaha wanita cukup membantu meningkatkan perekonomian negara Indonesia. Salah satunya kontribusi yang diberikan pada negara antara lain di sektor, wisata, kuliner, fashion, handicraft dan bisnis kecantikan.

Bahkan Nita mengklaim, bahwa peran pengusaha wanita memiliki kontribusi cukup besar dalam perekonomian Indonesia. "Untuk itu, kami berharap pemerintah bisa memperhatikan peran pengusaha wanita,” pinta Nita.

Saat ini Iwapi memiliki 30.000 anggota yang 85 persennya adalah pelaku UMKM, 31 persen UKM dan 2 persen usaha skala besar.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Emil Elestianto Dardak menyebut perempuan di era modern saat ini sangat berperan besar dalam menggerakkan roda perekonomian. "Perempuanlah yang sebetulnya memegang roda perekonomian. Jika bapak-bapak yang bekerja di kantor, namun yang menggerakkan roda perekonomian itu adalah ibu-ibu,” ujar Arumi.

Istri Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak itu mengaku bangga kepada anggota Iwapi yang datang dari seluruh Indonesia atas kerja keras, semangat dan eksistensinya di masyarakat di sektor perekonomian. Iwapiyang berusia 44 tahun tersebut, menurut Arumi, memiliki eksistensi yang bisa diandalkan di masyarakat.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa kerjasama antara Iwapi dan Dekranasda Jatim, khususnya dalam hal pemasaran akan sangat bermanfaat bagi masing-masing anggotanya. Jika di Dekranasda sendiri telah dilakukan pelatihan dan pembinaan, maka dengan kehadiran Iwapi bisa menjadi angin segar untuk saling berbagi pengalaman marketing di pasar yang lebih luas.

“Panjengengan semua yang sudah berpengalaman, turun langsung ke lapangan, memahami trend, memahami pasar yang disitu kami tidak punya,” ujarnya.

Di sisi lain, Dekranasda yang merupakan bagian dari pemerintah, menurut Arumi memiliki nilai lebih dalam hal perizinan dan update informasi tentang wilayah-wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan. Jika kedua kelebihan tersebut dapat dipadukan, diharapkan nantinya dapat bersinergi langsung terhadap peningkatann sumber daya manusia (SDM), khususnya di wilayah Jatim. (KS-5)
Komentar