Gubernur Khofifah Minta Atlet Berprestasi Dikawal Mencapai Prestasi Puncak

KANALSATU - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada ajang penutupan Porprov VI/2019 menyampaikan, bahwa pelaksanaan Porprov Jatim kali ini telah banyak mencetak rekor baru berbagai cabang olahraga. Karena itu, ia mengajak kepada seluruh kepala daerah, pimpinan KONI, dan pelatih untuk terus mengawal dan meningkatkan prestasi sampai puncak sehingga membawa harum nama bangsa dan negara. "Mudah-mudahan tetap semangat. Para pelatih tetap menggenjot agar prestasi ke depan bisa diraih lebih prestiges lagi," ujar gubernur perempuan pertama di Jatim ini di Stadion Bumi Wali, Tuban, Sabtu (13/7/2019) malam. Soal persiapan pelaksanaan Porprov Jatim dua tahun mendatang, Gubernur Khofifah meminta agar dipersiapkan lebih komprehensif lagi. Sehingga, kesiapan daerah, atlet, masyarakat serta sektor pendukung lainnya seperti wisata dan UMKM bisa semakin bergeliat lagi. "Kalau misalnya peluncuran maskot bisa lebih awal, masyarakat bisa menyatu dengan Porprov dalam jangkauan yang lebih luas. Artinya gravitasi masyarakat Jatim ke event porprov akan lebih kuat," jelasnya. Terkait pembibitan atlet Jatim, Gubernur Khofifah berharap agar para atlet millenial bisa dipersiapkan lebih seksama lagi untuk dapat menembus prestasi tingkat dunia. "Jadi memang usia 16-21 tahun itu disiapkan agar ke depan mau ikut PON, Sea Games, Asian Games, Olimpiade masih memiliki cukup banyak waktu," jelasnya. Kepada Menpora RI, Gubernur Khofifah pun merekomendasikan beberapa venue di wilayahnya untuk bisa digunakan sebagai laga tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya venue untuk cabang olahraga (cabor) paralayang dan sepatu roda yang berada di Kab. Tuban. Menurutnya, kedua venue tersebut bisa menjadi rekomendasi khusus bagi Menpora RI jika terdapat event nasional maupun internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Termasuk beberapa venue lain di Kab. Bojonegoro, Kab. Lamongan dan Kab. Gresik yang juga memberikan inspirasi. "Ada masukan venue Paralayang di Kabupaten Tuban yang indahnya luar biasa apalagi bisa mendekati waktu sunset. Venue untuk sepatu roda juga tak kalah indahnya di Mangrove Center Tuban," kata orang nomor satu di Jatim ini. Disela-sela menyampaikan sambutannya, Gubernur Khofifah pun berkesempatan memberikan raket tennis kepada atlet pendulang emas cabor tennis yang memiliki nama mirip dengannya. Atlet tersebut bernama Khofifah Indar Paraswati. Sontak para undangan yang hadir pun bertepuk tangan. Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung menyampaikan, bahwa penyelenggaraan Porprov Jatim VI/2019 telah mencatatkan banyak rekor baru. Misalnya dari cabor selam, terdapat 16 nomor yang terpecahkan rekornya. Lalu cabor panahan terdapat 10 nomor. "Porprov ini spektakuler. Rekor baru terpecahkan dalam Porprov ini. Dari 38 kabupaten/kota ini sekarang jauh lebih bagus. Semua tersebar. Semua kabupaten/kota dapat medali," katanya. Menyebarnya perolehan medali oleh Erlangga Satriagung itu karena proses pembinaan dan pembibitan atlet di daerah dinilai berhasil. Selain itu, Porprov kali ini juga menjadi tanda kebangkitan generasi millenial di sektor olahraga. Karena usia peserta yang diperbolehkan antara 16-21 tahun. Sehingga peserta Porprov benar-benar kalangan millenial. Erlangga juga memuji Gubernur Khofifah yang bisa menjadikan Porprov seperti PON. Dengan olahraga yang maju seperti ini, multiplier effect akan banyak diperoleh. Pelaksanaan Porprov VI/2019 kali ini, juga dinilainya sebagai ajang terbesar di Indonesia dengan melibatkan sebanyak 10.302 personil, terdiri dari 7.818 atlet dan 2.484 official. Nomor yang dipertandingkan pun sebanyak 525 nomor dari 42 cabor. Pada kesempatan yang sama, Bupati Tuban Fathul Huda mengapresiasi Gubernur Khofifah yang memiliki kepedulian terhadap olahraga. Hal ini dibuktikan dengan kepeduliannya dengan menghadiri event olahraga Porprov saat pembukaan dan penutupan. Bahkan Menpora RI juga ikut hadir saat penutupan. Selain itu Porprov yang dulu hanya empat tahun sekali, sekarang menjadi dua tahun sekali. Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Piala Bergilir Juara Umum kepada Kota Surabaya sebagai Juara Umum Porprov Jatim VI/2019. Selanjutnya dilakukan penurunan Bendera Porprov Jatim oleh Paskibra diberikan kepada 3 Atlet dari provinsi, 4 Atlet dari Kabupaten Tuban. Pada saat penurunan diiringi oleh lagu Padamu Negeri. Para atlet menyerahkan Bendera Porprov Jatim ke Gubernur Khofifah didampingi Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya bendera diserahkan kepada Bupati Lumajang mewakili tiga bupati lainnya, yakni Bupati Situbondo, Bupati Jember, dan Bupati Bondowoso yang rencananya akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Porprov Jatim VII/2021. (KS-5)

Komentar