Resto Apung Binaan Pertagas Tingkatkan Kesejahteraan Warga Desa Penatarsewu

Direktur Utama Pertagas, Wiko Migantoro (dua dari kiri) bersama Lurah Penatarsewu, Choliq di depan Resto Apung Seba, Sidoarjo, Senin (20/5/2019).

KANALSATU - PT Pertamina Gas (Pertagas) meresmikan Resto Apung Seba di Desa Penatarsewu, Sidoarjo untuk semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan resto imi merupakan salah satu kelanjutan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di wilayah Jawa Timur.

Direktur Utama Pertagas, Wiko Migantoro mengatakan, pendampingan terhadap warga di kampung ikan asap ini telah dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya. "Setelah sisi produksi kami bantu, masyarakat menginginkan ada bantuan di sisi hilirnya. Mereka ingin ada etalase untuk penjualan produknya, jadi kami bangun ini," kata Wiko ketika ditemui disela peresmian Resto Apung Seba, di Desa Penatarsewu, Tanggulangin, Sidoarjo, Senin (20/5/2018).

Dibangun sejak pertengahan tahun 2018, bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan ini pembangunan Resto Apung Seba telah rampung dan siap menyajikan kuliner khas Sidoarjo. Resto Apung Seba dikelola oleh Kelompok Usaha Resto Apung Seba milik Badan Usaha Milik Desa Penatarsewu.

"Alhamdulillah respon konsumen bagus. Sejak soft launching di 29 April 2019 omset Resto telah mencapai Rp 26 juta," ujarnya.

Usaha bersama Pertagas dan warga Desa Penatarsewu diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, yang nantinya akan berdampak langsung kepada peningkatan perekonomian Desa Penatarsewu.

Di Resto Apung Seba ini, seluruh SDM-nya merupakan warga sekitar. Hal ini tentunya akan mampu meningkatkan perekonomian warga desa.

Pertagas berharap, kinerja Resto Apung Seba bisa semakin berkembang ke depan. “Kami optimis kehadiran program CSR Pertagas mampu mambawa multiplier efek bagi kelompok masyarakat Iainnya,” lanjut Wiko.

Sebelumnya Desa Penatarsewu telah terkenal sebagai desa penghasil ikan asap. Selama ini warga menjual hasil ikan asap ke pasar atau tengkulak.

Kehadiran Resto Apung Seba akan memberikan wadah bagi warga penghasil ikan asap untuk langsung menjual produknya. “Sejak soft launching resto sudah sebanyak 44 Kg ikan asap yg dikirim ke Resto Apung Seba,” ujar Lurah Penatarsewu, Choliq.

Saat ini sebanyak 10 persen dari total populasi warga usia produktif di Desa Penatarsewu ikut terlibat aktif di program CSR Kampung lkan Asap. Selain resto, untuk semakin mengenalkan potensi wilayah ini, pengembangan ke sektor wisata akan terus dilakukan. Diantaranya adalah adanya rencana membangun pemancingan, permainan air, serta outbond. (KS-5)
Komentar