Sepanjang 2019 Kanwil IV KPPU Tangani Lima Perkara Persaingan Usaha

Ketua KPPU Kurnia Toha (tiga dari kiri) dan Kepala Kanwil IV KPPU, Dendy R. Sutrisno (kanan) acara Forum Jurnalis di Surabaya, Kamis (16/5/2019)
KANALSATU - Sejak Januari 2019 hingga saat ini Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah menerima enam laporan dengan tiga laporan baru. Dari jumlah laporan yang masuk, satu laporan naik ke tahap penyelidikan dan dua laporan dihentikan karena tidak lengkap.

"Sementara itu saat ini ada lima perkara yang sedang berjalan di Kanwil IV KPPU," kata Kepala Kanwil IV KPPU, Dendy R. Sutrisno dalam acara Forum Jurnalis di Surabaya, Kamis (16/5/2019).

Ia mengungkapkan, lima perkara yang saat ini sedang ditangani diantaranya adalah dugaan kartel harga freight container (Uang Tambang) oleh perusahaan pelayaran pada rute Surabaya-Ambon, dugaan kartel garam industri aneka pangan dan dugaan praktek monopoli pelayanan jasa bongkar muat peti kemas pada terminal serbaguna/ konvensional/ mmum (Multipurpose) Pelabuhan L. Say, Maumere-NTT.

Selain itu juga dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pembangunan Jalan dan Peningkatan Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur serta
Dugaan Persekongkolan Tender Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Tahun 2017 di Kabupaten Kediri- Jawa Timur.

Sementara itu, dalam kaitannya dengan Bulan Suci Ramadan, Kanwil IV KPPU berperan aktif membantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengendalikan harga bahan pangan. "Kanwil IV KPPU bergabung dengan Satgas Pangan bersama POLDA Jawa Timur/ Disperindag Jawa Timur serta menjadi anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur," ujarnya.

Salah satu konsep yang ditawarkan adalah mendorong pasar tradisional menjadi garda depan dalam upaya tak terpisahkan menjaga stabilisasi harga bahan pangan yaitu dengan menghadirkan adanya jaminan pasokan di pasar tradisional melalui direct linkage dengan on farm atau sumber-sumber produksi bahan pangan sebagaimana yang dilakukan pada retail modern.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPPU Kurnia Toha menyampaikan bahwa memasuki Triwulan II Tahun 2019 ini, Kantor Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Surabaya berubah menjadi Kantor Wilayah IV KPPU yang meliputi wilayah kerja Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kurnia menyampaikan pertimbangan perubahan Kantor Perwakilan Daerah (KPD) menjadi Kantor Wilayah (Kanwil) dilakukan guna mengantisipasi dinamika usaha yang terus berkembang secara cepat baik di level nasional maupun daerah. “Persaingan yang sehat akan melahirkan pelaku usaha yang unggul," ujar Kurnia.

Sedangkan positioning KPPU terkait harga tiket pesawat, KPPU mendukung penurunan tarif batas atas yang ditetapkan Menteri Perhubungan. Dengan penurunan harga tiket ini diharapkan dapat memberikan insentif bagi konsumen maupun perekonomian” terang Kurnia.
(KS-5)
Komentar