Jumlah Penderita Jantung Meningkat, RS Siti Khadijah Luncurkan Layanan Kateterisasi Jantung


KANALSATU - Jumlah penderita gagal jantung bawaan pada anak semakin meningkat. Pengaruh lingkungan menjadi penyebab terbesar kondisi tersebut.

"Penderita sakit jantung bawaan pada anak semakin naik. Faktornya ada banyak, mulai dari ibu, lingkungan serta genetik. Nah penyebab terbesarnya ini dari lingkungan," kata Dr. dr Mahrus A. Rahman SpA (k) ketika ditemui di RS Siti Khadijah, Sidoarjo, Selasa (2/4/2019).

Faktor lingkungan diantaranya disebabkan obat, bahan makanan, minuman dan bahan kimia.

Direktur RS Siti Khadijah dr Moch Hamdan mengatakan, di poli jantung RS Siti Khadijah per harinya menerima sekitar 100-150 pasien per hari dan diantaranya adalah anak-anak.

"Jumlah penderita semakin tinggi sedangkan alat kateterisasi jantung atau cath lab belum dimiliki oleh semua rumah sakit. Karena itu, atas permintaan masyarakat, akhirnya kami melengkapi pelayanan dengan mendatangkan alat katerisasi jantung ini," jelas Hamdan.

Di RS Siti Khadijah, cath lab sudah didatangkan sejak Februari lalu namun baru beroperasi pada hari ini.

Cath lab dikatakan Hamdan ada yang khusus untuk jantung dewasa, dewasa-anak, dan otak. "Yang kami miliki ini bisa untuk ketiga-tiganya," jelasnya.

Penanganan penyumbatan darah, baik kecil maupun besar memiliki batas waktu atau golden period yaitu 8 jam. "Penanganan selama golden period ini penting karena itu pertolongan harus dilakukan sesegera mungkin. Namun sayangnya cath lab belum dimiliki oleh semua RS. Cath lab untuk jantung anak belum semua kabupaten punya alat maupun dokter spesialisnya," tuturnya.

Tingkat keberhasilan penggunaan alat ini sekitar 95 persen. Artinya, dari 100 tindakan yang direncanakan, 95 diantaranya dinyatakan berhasil. (KS-5)
Komentar