PT BSI Dukung Kampanye Pelestarian Lingkungan

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi dalam Hari Bakti Rimbawan 2019 di Bumi Perkemahan Tahura Raden Soerjo Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/3/2019)
KANALSATU - PT Bumi Suksesindo (BSI) ikut mendukung program pelestarian lingkungan yang diadakan Ikatan Rimbawan (IKARI) Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan 2019. Dalam puncak kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Tahura Raden Soerjo Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (26/3/2019) dilakukan pelepasliaran burung jalak bali, berang-berang dan rusa.

"Kami turut mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan komiten kami untuk turut
berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan dan konservasi hutan,” jelas Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono.

Kegiatan lingkungan seperti ini, menurut Sudarmono, merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kegiatan operasional PT BSI. Bahkan, ada departemen khusus, Department Lingkungan, yang menangani program lingkungan perusahaan.

Selain melakukan kegiatan pemantauan lingkungan secara rutin, departmen tersebut juga bertugas untuk melakukan kegiatan reklamasi. “Tanggung jawab (lingkungan) menjadi salah satu pilar utama di area operasi kami di Tumpang Pitu, Banyuwangi,” tegas Sudarmono.

Departmen Lingkungan telah mengambil sebanyak 2.094 sampel lingkungan selama kuartal akhir 2018 untuk memenuhi persyaratan pengambilan sampel yang diatur oleh peraturan perundangan serta untuk keperluan pemantauan internal atas inisiatif perusahaan. Pada kuartal ini, BSI telah melakukan kegiatan rehabilitasi lahan seluas 15,1 hektar.

“Pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab, taat hukum dan menerapkan prinsip-prinsip penambangan yang baik merupakan tekad kami," jelasnya.

Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi pada kesempatan tersebut mengatakan hutan punya banyak peran. Pertama, hutan punya peran sebagai penjaga lingkungan.

Kedua, hutan memiliki nilai ekonomis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang terakhir, hutan juga merupakan penjaga iklim.

"Karena itu penggundulan hutan akan berpengaruh terhadap perubahan iklim," ujar Wahid.

Wahid menyebutkan, bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah membuat kebijakan bahwa yang bertanggung jawab mengelola kawasan hutan tidak hanya swasta tetapi juga masyarakat yang disebut kehutanan sosial.
(KS-5)
Komentar