PTPN XI Tak Pasang Target Tinggi di 2019

Direktur Operasional PTPN XI Daniyanto
KANALSATU - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI tidak mematok target yang terlalu tinggi untuk produksi gula tahun ini. Pasokan tebu yang stagnan menjadi kendala untuk meningkatkan produksi gula.

Direktur Operasional PTPN XI Daniyanto mengatakan produksi gula tahun ini ditargetkan menjadi 325.000 ton. Sedikit meningkat dibandingkan realisasi pada 2018 yang hanya 317.000 ton.

Sementara untuk produksi tanaman tebu, tahun ini diproyeksi bisa mencapai 4,1 juta ton. "Naik tipis dibandingkan tahun lalu yang hanya 4 juta ton," kata Dani ketika ditemui disela HUT PTPN XI di Probolinggo, Jumat (15/3/2019).

Dari sisi rendemen, ditargetkan bisa mencapai 7,83 persen. Naik dibandingkan tahun lalu 7,23 persen.

Daniyanto mengatakan menjelang musim giling Mei ini, perseroan telah melakukan persiapan matang, salah satunya melakukan mitigasi dan maintenance lebih detail pada tanaman tebu dan pabrik serta mengawasi setiap hari.

"Giling memang umumnya pada Juni, tapi akan ada PG yang bisa giling lebih dulu seperti PG Semboro dan PG Pradjekan. Nanti dilihat dulu taksasi tebunya bagaimana," imbuhnya.

Sementara itu, lanjut Daniyanto, saat ini revitalisasi PG Assembagoes telah selesai dan pada musim giling sudah bisa dilakukan tahap uji coba. Sedangkan revitalisasi PG Djatiroto masih terus dalam proses pembangunan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PTPN XI, Gede Meivera Utama mengatakan giling akan dimulai pada Bulan Mei jika pada Bulan April sudah tidak turun hujan.

"Tapi kalau hujan belum berhenti, kita akan giling pada Juni. Momen Lebaran juga akan jadi perhitungan, kalau kita minimal giling 45 hari lalu berhenti karena ada lebaran, tidak apa-apa. Tapi kalau di bawah 45 hari akan berpengaruh karena pasokan jangan sampai ada idle capacity," jelasnya.
(KS-5)
Komentar