Black Box ET302 Telah Tiba di Perancis Untuk Diinvestigasi

Black Box ET302 diangkut oleh bebeapa orang di Paris. (cr: Reuters)

KANALSATU – Black box Ethiopian Airlines ET302 yang jatuh di dekat Addis Ababa pada Minggu lalu telah tiba di Perancis (15/3) guna diidentifikasi lebih lanjut untuk menungkap penyebab jatuhnya pesawat yang notabene masih baru tersebut.

Investigasi ini nantinya akan dipimpin oleh KNKT Ethiopia bekerjasama dengan Biro Keselamatan Transportasi Perancis (BEA) dan beberapa pakar dan ahli penerbangan dari seluruh dunia beserta pakar dari Boeing.

Untuk mendapatkan penjelasan pertama tentang perilaku pesawat dan hasil investigasi awal memerlukan waktu beberapa hari sehingga masyarakat dan para keluarga korban diminta untuk sedikit bersabar karena semua pihak sudah melaksanakan yang terbaik untuk mendapatkan titik terang dari kejadian ini.

CEO Ethiopian Airlines Tewolde GibreMariam sebelumnya menjelaskan bahwa flight data recorder (fdr) dan voice cockpit recorder (vcr) milik pesawat yang jatuh tidak harus diterbangkan ke Amerika untuk diinvestigasi, melainkan cukup dengan mengirimnya ke negara-negara di Eropa yang juga memiliki kemampuan untuk menginvestigasi black box.

“Tidak harus dikirim ke Amerika untuk diinvestigasi, bisa saja dikirim ke negara-negara di Eropa yang lebih dekat” ujar Tewolde.

Pesawat berisi 157 penumpang dan kru tersebut jatuh di daerah kota Bishoftu, delapan menit setelah lepas landas. Tidak ada korban selamat dari tragedi ini.

Pesawat dengan kode penerbangan ET302 ini lepas landas dari bandara Addis Ababa pada Minggu pagi pukul 8:38 waktu setempat (12:38 WIB). Pesawat dengan tujuan ibukota Kenya Nairobi ini jatuh di daerah Bishoftu pada pukul 8:44 waktu setempat. Delapan menit setelah lepas landas.

Pesawat yang jatuh sendiri merupakan pesawat yang sama dengan yang jatuh dalam tragedi Lion Air Flight JT-610 di perairan Karawang Oktober tahun lalu yang menewaskan 189 orang. Pesawat tersebut yakni Boeing 737 Max 8 yang notabene merupakan pesawat generasi terbaru milik keluarga Boeing 737.

Dengan ditindaklanjutinya investigasi melalui black box ini publik dunia akan menanti apakah kedua tragedi jatuhnya pesawat B737-Max8 ini terkait kerusakan sistem yang sama sehingga akhirnya ada titik terang dari tragedi yang menewaskan lebih dari 350 orang tersebut. (FA)

 

Komentar