Ungkapan Bela Sungkawa Para Pemimpin Negara Terhadap Serangan di Christchurch

KANALSATU – Beberapa pemuka negara di seluruh dunia ucapkan duka dan simpati bagi para korban dan keluarga korban penembakan dua masjid di Christchurch New Zealand.

Trump menyatakan dalam akun media sosial Twitternya bahwa serangan merupakan tindakan yang biadab.

“Simpati hangat saya dan harapan terbaik saya sampaikan kepada orang-orang Selandia Baru setelah pembantaian mengerikan di masjid-masjid. 49 orang tidak bersalah telah mati tanpa alasan, dengan begitu banyak lagi yang terluka parah. AS berdiri di samping Selandia Baru untuk banuan apa pun yang dapat kami lakukan. Tuhan memberkati semuanya!” ujar Trump.

Paus Francis mengatakan dia "sangat sedih mengetahui tentang cedera dan kehilangan nyawa yang disebabkan oleh tindakan kekerasan yang tidak masuk akal." Dalam sebuah telegram yang dikirim oleh menteri luar negerinya, Paus mengatakan dia " saya meyakinkan semua warga Selandia Baru, dan khususnya komunitas Muslim, tentang solidaritas yang tulus setelah serangan-serangan ini." Paus menambahkan bahwa ia "memperhatikan upaya petugas keamanan dan darurat dalam situasi yang sulit ini."

Ratu Inggris Elizabeth menyatakan kesedihannya melalui Twitter resmi Kerajaan Inggris.

“Saya telah sangat sedih dengan peristiwa mengerikan di Christchurch hari ini. Pangeran Philip dan saya mengirimkan belasungkawa kami kepada keluarga dan teman-teman mereka yang telah kehilangan nyawa.”

 

Serangan teroris terhadap umat muslim terjadi di New Zealand pada Jumat (15/3) siang saat umat Muslim sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat. Dua serangan terjadi di dua masjid berbeda di kota Christchurch, New Zealand. 49 orang tewas dalam aksi terburuk dalam sejarah New Zealand.

Serangan pertama terjadi di Masjid Al Noor yang menewaskan 41 orang. Dan serangan kedua terjadi hampir bersamaan dengan serangan pertama dan berlokasi di Masjid Linwood, di daerah yang tak jauh lokasinya dari Masjid Al Noor Christchurch.

Polisi menyatakan bahwa pihak berwenang telah menangkap tiga terduga pelaku penembakan massal di dua tempat berbeda itu. Salah satu diantara penembak yang diduga telah ditangkap polisi telah diidentifikasi dengan nama Brenton Tarrant berumur akhir 20 tahun bahkan sempat melakukan live-streaming di Facebook saat melakukan penembakan di Masjid Al Noor. Namun hingga saat ini polisi belum memberi konfirmasi apakan Brenton adalah salah satu tersangka yang ditangkap.

Dengan adanya serangan terhadap dua masjid di Christchurch ini New Zealand meminta seluruh masjid yang ada di negara tersebut untuk ditutup sementara hingga situasi kondusif agar menghindari adanya kemungkinan serangan lanjutan. (FA)

 

 

Komentar